NAWACITAPOST.COM - Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Jawa Timur kembali menunjukkan dukungan mereka terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 dengan menggelar aksi damai di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur pada Jumat (1/3/2024) siang.
Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan agar para politisi tidak menggunakan isu fitnah kecurangan Pemilu 2024 untuk memecah belah masyarakat.
Mochamad Miftahul Khohiri, Korlap Aksi, menyatakan bahwa tujuan aksi ini adalah untuk menjaga persatuan rakyat Indonesia dari upaya-upaya yang ingin memecah belah dengan menyebarkan isu kecurangan Pemilu 2024.
Baca Juga: Katanya Transparan dan Akuntabel? Masyarakat pertanyakan kevalidan Data Perhitungan suara KPU!
Mereka menegaskan bahwa aksi mereka bukan untuk memihak pada salah satu kubu politik, namun semata-mata untuk mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu dalam menjalankan proses Pemilu 2024 dengan lancar.
Salah satu orator, Satriya, menegaskan bahwa isu kecurangan yang disebarkan oleh pihak yang kalah dalam pemilu seharusnya tidak disebarluaskan tanpa bukti yang jelas.
Dia menyerukan agar jika ada dugaan kecurangan, harus menggunakan prosedur yang telah ditetapkan, dan tidak langsung menyebarluaskannya hanya karena hasil Quick Count yang tidak sesuai dengan harapan.
Baca Juga: Tujuh Komisioner KPU Jatim Masa Bakti 2024-2029 Dilatik: Siap 'Nyetel' di Tengah Tahapan Pemilu 2024
Massa aksi kemudian ditemui oleh Komisioner KPU Kepala Divisi Rendatin, Insan Qoriawan, di depan pintu gerbang KPU Jawa Timur.
Insan Qoriawan menyampaikan apresiasi kepada Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi atas dukungannya dan menegaskan bahwa KPU akan terus memastikan bahwa semua proses penghitungan suara berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. ***
Artikel Terkait
KPU Jatim Ingatkan Calon Anggota DPD dan Parpol Pentingnya LADK dalam Pemilu
KPU Jatim: Partai Politik Melaporkan LADK, PPP Puncaki Penerimaan Dana Kampanye
Jelang Pemilu, KPU Jatim terima kunjungan anggota Watimpres, Ada Apa?
Masuk Masa Tenang, KPU Jatim Bersama Bawaslu dan Stakeholders Bersatu Bersihkan Alat Peraga Kampanye
Tujuh Komisioner KPU Jatim Masa Bakti 2024-2029 Dilatik: Siap 'Nyetel' di Tengah Tahapan Pemilu 2024