Minggu, 19 Juli 2026

Jelang Pemilu, KPU Jatim terima kunjungan anggota Watimpres, Ada Apa?

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 1 Februari 2024 | 02:49 WIB
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo bersama Choirul Anam ketua KPU Jatim (Nawi)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo bersama Choirul Anam ketua KPU Jatim (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo melakukan kunjungan kerja ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Pada Selasa, 30 Januari 2024.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, menyambut rombongan tersebut dan menyampaikan roadmap persiapan KPU Jatim menjelang Pemilu 2024.

Soekarwo, atau Pakdhe Karwo, menjelaskan bahwa tugas Wantimpres adalah memberikan pandangan kedua kepada Presiden Joko Widodo terkait data primer dan sekunder yang krusial dalam manajemen Pemilu.

Baca Juga: KPU Jatim: Partai Politik Melaporkan LADK, PPP Puncaki Penerimaan Dana Kampanye

Ia memberikan apresiasi pada KPU Jatim yang dianggapnya sebagai "battle corp" yang kuat dalam melaksanakan Pemilu.

Dalam kunjungannya, Soekarwo menyampaikan beberapa pertanyaan dan meminta informasi terkait pandangan KPU Jatim terhadap anggaran dan logistik, pengaruh cuaca terhadap distribusi logistik, pengelolaan cadangan logistik tak terpakai, peningkatan partisipasi masyarakat (parmas), kualitas dan efektivitas pengawasan.

Kemudian juga terkait perlindungan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), mekanisme pengiriman dan pelaporan plano di Tempat Pemungutan Suara (TPS), penggunaan teknologi informasi, kelemahan sistem perundang-undangan, kebijakan pemerintah dalam pemilu, dan koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan.

Baca Juga: KPU Jatim Ingatkan Calon Anggota DPD dan Parpol Pentingnya LADK dalam Pemilu

Menanggapi hal ini, Choirul Anam menjelaskan roadmap persiapan KPU Jatim untuk Pemilu 2024. Ia menyebutkan bahwa anggaran untuk Pemilu 2024 sudah tercukupi, bahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur sudah ditandatangani pada November 2023 senilai 845 miliar.

Anam juga menyampaikan data pemilih Jawa Timur yang merupakan yang terbesar kedua secara nasional, mencapai 31.402.838 jiwa. Pemutakhiran data pemilih juga mencakup pemetaan terhadap kategori pemilih disabilitas untuk memfasilitasi KPPS.

Dalam hal logistik, Anam menyebut pengelolaan logistik di Jawa Timur berjalan baik, dan sampai saat ini tidak ada laporan gudang rusak.

Baca Juga: Bawaslu Surabaya Siapkan Langkah Penanganan Sengketa Kampanye Pemilu 2024

Ia merinci bahwa surat suara sudah clear sejak 15 Januari dan pemenuhan yang rusak sedang dalam proses. Logistik ditargetkan sudah dipacking dan disetting di kotak suara untuk didistribusikan di kecamatan pada 31 Januari.

Choirul Anam juga membahas persiapan KPPS, di mana seluruh calon anggota KPPS harus memenuhi kriteria kesehatan dan mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia menyoroti pentingnya pemahaman teknologi informasi oleh KPPS untuk mengurangi beban kerja di TPS.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU SURABAYA AJAK WARGA MENCOBLOS DI PILKADA 2024

Minggu, 24 November 2024 | 20:09 WIB

Bawaslu Surabaya Identifikasi 1.156 TPS Rawan

Minggu, 24 November 2024 | 17:26 WIB