parlemen

Benteng Ideologi: Wakil Ketua DPRD Nganjuk Jianto Tegaskan Pancasila Kompas Moral Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:44 WIB
Jianto Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk. (Dok. DPRD Kabupaten Nganjuk)

NAWACITAPOST.COM — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober kembali menjadi momentum krusial untuk memperkuat fondasi kebangsaan sekaligus merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap benteng pertahanan ideologi negara.
 
Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, ketangguhan falsafah bangsa ini dinilai perlu terus dijiwai secara nyata dalam setiap helai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Jianto, menyampaikan pesan mendalam terkait pemaknaan sejarah panjang perjuangan bangsa dalam mempertahankan Pancasila dari berbagai ancaman.
 
Baca Juga: Luruskan Polemik Lahan Batam, Ditpam BP Batam Tegaskan KSB Punah dan Sagu Hati Tali Asih
 
Ia menyoroti secara tajam bahwa Pancasila bukan sekadar susunan teks normatif atau falsafah yang sekadar dihafalkan di ruang-ruang kelas dan mimbar formal, melainkan napas hidup serta kompas moral mendasar yang menyokong seluruh tatanan sosial, hukum, hingga arah politik di Indonesia.

Menurut Jianto, ketangguhan Pancasila telah teruji secara historis melalui berbagai perstiwa kelam yang pernah menguji keutuhan bangsa.
 
Oleh karena itu, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya wajib dijiwai oleh setiap elemen masyarakat, terutama generasi muda yang kelak memegang kemudi masa depan daerah dan bangsa.

Di samping menjalankan peran strategisnya di lembaga legislatif daerah, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk ini menegaskan komitmen mulianya untuk terus mengawal agar setiap kebijakan publik serta perumusan regulasi daerah senantiasa berakar kuat pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

"Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur bangsa. Pancasila adalah pemersatu kita di tengah keanekaragaman," ujar Jianto.
 
Baca Juga: Parlemen Bongkar Skandal Hunian Mewah Lapas, Dirjenpas Sebut Tak Ada Anggaran CCTV

Ia menambahkan bahwa di tengah terpaan arus globalisasi, modernisasi, dan ancaman ideologi transnasional yang kian kompleks, kepemimpinan publik dan partisipasi aktif warga negara harus saling bahu-membahu dalam menjaga martabat serta kedaulatan bangsa.

"Penguatan wawasan kebangsaan di tingkat basis, pendidikan karakter, hingga transparansi tata kelola pemerintahan disebutnya sebagai langkah nyata untuk membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Melalui peringatan bersejarah ini, agenda tahunan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai serangkaian seremoni harian semata.
 
Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi pemicu kesadaran kolektif bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk memperkokoh persatuan, menjaga kondusivitas daerah, serta bersama-sama mewujudkan kemajuan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.(Sakera)

Tags

Terkini