Kamis, 4 Juni 2026

Kata Siapa Jadi Bupati / Wakil Bupati Itu Sulit!!!

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Rabu, 3 Juli 2024 | 07:35 WIB
Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) (Istimewa )
Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) (Istimewa )

NAWACITAPOST.COM - Setelah deklarasi Calon Bupati dilakukan, suhu politik mulai meningkat, pernyataan dan pendapat mulai mengemuka di berbagai warung kopi, gardu bahkan di kantor - kantor. Salah satu yang menjadi bahan diskusi adalah calonnya belum berpengalaman, calonnya masih terlalu muda, calonnya belum pernah menjadi pejabat dll.

Perbincangan itu sebenarnya sah - sah saja dan wajar dilakukan, namun tahukah anda? Bahwa menjadi seorang Bupati dan Wakil Bupati itu tidak sulit, karena semua sudah jelas tugas fungsinya, pejabat atau pegawai yang membantu ribuan, anggaran sudah siap tinggal mengatur, rencana kerja sudah jelas menjalankannya.

Baca Juga: Koalisi PKB, Gerindra dan PPP Mendukung Gus Ibin Aushaf, Adalah Role Mode Baru Dalam Pilkada 2024

Sistem yang berjalan dalam birokrasi itu sudah tertata dengan baik, sistematis, prosedur sudah berjalan dan memiliki standart operasional yang jelas. Maka ketika seorang Bupati belum pernah di birokrasi tetapi dia seorang sarjana, memiliki pengalaman dan keahlian, dia akan lebih mudah memanage pemerintahan. Jadi bupati / wakil bupati itu yang penting memiliki integritas diri, keberanian dan amanah semua pasti akan berjalan dengan lancar.

Apakah Muhammad Muhibbin Nur (Gus Ibin) dan Aushaf Fajr Herdiansyah Mampu??

Dari kanan ke kiri: Muhammad Muhibbin Nur (Gus Ibin) dengan Aushaf Fajr Herdiansyah ketika Rapimcabsus Partai Gerindra (Istimewa )

Pasangan calon Muhammad Muhibbin Nur (Gus Ibin) dan Aushaf Fajr Herdiansyah adalah pasangan yang ideal, karena kedua beliau ini memiliki basic keilmuan dan pengalaman yang lebih dari cukup. Gus Ibin adalah lulusan Agribisnis Pertanian Universitas Brawijaya dan Agrotehnologi Universitas Kadiri, sebuah jurusan yang sangat penting dalam memajukan pembangunan dibidang pertanian. Sebagai lulusan perguruan tinggi yang bonafit, maka keilmuannya tidak diragukan lagi.

Baca Juga: Cara Cerdas Menjadi Pendukung Dalam Pemilu

Gus Ibin adalah Manager Pondok Pesantren dan Sekolah di Mojosari yang santrinya kurang lebih 10.000. Disamping sebagai Manager lembaga pendidikan yang sukses beliau bisnisman, direktur beberapa CV yang menghasilkan pundi - pundi keuangan.

HM Basori M.Si penulis artikel (Foto istimewa )

Disisi lain Pengalaman bermasyarakat dan sering bersinggungan dengan masalah, salah satu ilmu yang tidak dimiliki oleh semua orang. Sebagai pribadi yang berkarakter, aura kejujuran dan keberanian yang nampak, Gus Ibin akan sangat mudah untuk mengelola organisasi pemerintah yang semuanya serba sudah ada. Karena kunci utama seorang Bupati sebenarnya adalah memiliki kejujuran, mengabdi dengan sepenuh dan memahami perjuangan untuk membangun masyarakat.

Baca Juga: Mencari Formula Untuk Menyelamatkan NU Dalam Pilkada 2024

Disisi lain Aushaf Fajr Herdiansyah juga seorang sarjana lulusan Merylan university jurusan tehnik dari Amerika Serikat, sebuah perguruan tinggi yang bergengsi dan hebat. Setelah selesai kuliah dia sebagai CEO Berkah Fajr Abadi, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang peternakan, Founder Bale Kreatif sebuah lembaga yang memberikan pelatihan industri kreatif dan salah satu wakil ketua Kadinda. Aushaf Fajr bukan orang baru dalam mengelola bisnis dan perusahaan bergengsi. Maka jika hanya mengelola pemerintahan jelas tidak ada yang perlu diragukan.

Gus Ibin dan Aushaf Fajr adalah pasangan Cabup yang jelas memiliki pendidikan yang tinggi, pengalaman kerja yang jelas dan banyak, menjadi manager di perusahaannya masing - masing. Dari potret tersebut, maka tidak ada yang perlu diragukan lagi. Insya Allah jika diberi amanah untuk memimpin Nganjuk jelas akan semakin berkembang dengan pesat.

Baca Juga: Potret Perilaku Politik Masyarakat Nganjuk Dalam Pemilu

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: HM Basori M.Si Direktur Sekolah Perubahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB