Minggu, 19 Juli 2026

Bunda Ita Maju Cabup Nganjuk, Pertarungan Politik Semakin Seru!!

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 11 Juni 2024 | 21:05 WIB
Ita Triwibawati istri eks Bupati Nganjuk Taufiqurrahman  (Foto istimewa )
Ita Triwibawati istri eks Bupati Nganjuk Taufiqurrahman (Foto istimewa )

NAWACITAPOST.COM - Situasi politik di Nganjuk menjelang pendaftaran Pemilihan Bupati (Pilbup) semakin seru, hal tersebut terjadi karena ada indikasi Bunda Ita (Istri Mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman red) akan ikut meramaikan hajat 5 tahunan tersebut. Kehadiran Bunda Ita (Ita Triwibawati red) tidak bisa pandang sebelah mata, karena realitas politik beliau sukses mendulang suara sebagai caleg Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Partai Nasdem (Nasional Demokrat) sebesar 49.000 (empat puluh sembilan ribu) dari Nganjuk dalam pemilu 2024.

Bunda Ita sebagai istri Bupati Nganjuk 2 periode telah mendapat tempat di hati masyarakat Nganjuk. Hal tersebut tidak bisa lepas dari gebrakan Pak Taufiqurrahman selaku Bupati yang fenomenal dan peran tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang inovatif dengan program Gerakan Pengentasan Gizi Buruk (Gentasibu). Terlepas perjalanan Pak Taufiqurrahman yang terkena masalah hukum, politik memiliki kalkulasi dan dimensi pemikiran yang berbeda di masyarakat umum.

Baca Juga: Bias Perjuang Kader NU di Zaman Now

Sebagai birokrat yang pernah menduduki jabatan sebagai Sekda Bunda Ita adalah pribadi yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam birokrasi. Tampilnya Bunda Ita akan merubah peta pertarungan politik di Nganjuk. Calon yang tampil sama - sama memiliki kekuatan yang berimbang. Masing - masing memiliki basis dukungan di grasroot karena kebaikan yang pernah dilakukan.

HM Basori M.Si penulis artikel (Foto istimewa )

Prediksi Pertarungan

Calon Bupati yang telah muncul sampai saat ini sudah 2 orang, yaitu Kang Marhaen (Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., MBA, red) dan Gus Ibin (Muhammad Muhibbin Nur red). Kedua calon hampir dipastikan mendapatkan rekom, karena Kang Marhaen jika PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) dan Partai Demokrat memberikan rekom sudah cukup untuk syarat mendaftar, sementara Gus Ibin yang digadang - gadang oleh PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan NU (Nahdlatul Ulama) akan mendapatkan tiket dari PKB 9, Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) 6 kursi dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan) 1 kursi.

Baca Juga: Membayangkan NU Nganjuk Tetap Menjadi Pemenang Dalam Pilkada Bupati 2024

Dengan kalkulasi tersebut, jika Bunda Ita maju, maka dukungan dari Partai Nasdem (Nasional Demokrat), Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat), dan Partai Golkar (Golongan Karya) bisa jadi tiket untuk mendaftar sebagai Calon Bupati. Keberadaan Bunda Ita memang sangat dihitung oleh semua calon karena bagaimanapun pendukung fanatik Pak Taufiqurrahman dan Bunda Ita saat menjadi ketua tim penggerak PKK Kabupaten Nganjuk sangat besar. Disisi lain dukungan finansial yang memadai juga menjadi perhitungan.

Namun satu hal yang harus diketahui oleh semua calon, hasil survei tentang kecenderung seseorang memilih karena bantuan langsung menjadi alasan mereka dalam menentukan pilihan.

Muhammad Muhibbin Nur pemangku pondok besar Mojosari (Foto istimewa )

Baca Juga: Mencermati Ritual Pilkada Antara Drama dan Realita

Analisis lainnya, secara Head to head semua calon berpotensi untuk mendulang suara dari pemilih NU, itu artinya peluang Gus Ibin semakin terdesak jika barisan NU tidak dibentengi dengan kuat. Fenomena politik vitamin dan gizi tetap akan menjadi bayang - bayang bagi semua calon. Maka persediaan amunisi yang cukup tetap harus menjadi perhatian serius.

Memahami Perilaku Pragmatis Pemilih

Menurut pendapat Ramlan Surbakti perilaku politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat, diantara lembaga-lembaga pemerintah dan diantara kelompok dan individu dalam masyarakat, dalam rangka proses pembuatan pelaksanaan dan penegakan keputusan politik. Perilaku politik melahirkan sikap seseorang untuk memilih calon yang dianggap sesuai dengan hati nuraninya.

Baca Juga: Makna Strategis NU Dalam Pilihan Kepala Daerah

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Apa Kabar PMII Hari Ini ???

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: HM Basori M.Si Direktur Sekolah Perubahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB