NAWACITAPOST.COM - Transit para peserta di Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diduga menjadi pemicu deadlock Konferensi Cabang (Konfercab) XX (Dua puluh) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com para peserta sebelum memasuki arena Konfercab XX PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk, terlebih dahulu mereka di bawa ke Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon, Nganjuk.
Baca Juga: Diduga Ditunggangi Kepentingan, Konferensi Cabang XX PC GP Ansor Nganjuk Berakhir Ricuh dan Deadlock
Sutrisno Ketua Ranting Ngasem, Kecamatan Jatikalen ketika diwawancarai menyampaikan bahwa dirinya dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jatikalen yang terdiri dari 11 Pimpinan Ranting yang diikuti oleh Ketua masing-masing berangkat bersama-sama ke Lokasi Konfercab yang bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Hasan Tankila, Dusun Grompol, Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
"Dengan naik kendaraan Pick Up PAC GP Ansor Jatikalen, kami berangkat sekitar pukul 11.00 WIB. Perkiraan perjalanan sampai dilokasi sekitar kurang lebih 60 Menit," ucap Sutrisno kepada wartawan Nawacitapost.com, pada Sabtu (4/1/2025) sore.
Lanjut Pria yang akrab disapa Kang Tris, namun sebelum sampai lokasi kendaraan yang kami tumpangi diarahkan oleh Suwanto Ketua PAC GP Ansor Jatikalen yang saat itu juga sebagai sopir kendaraan, ke rumah salah seorang penduduk di Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon, Nganjuk tanpa sepengetahuan dan koordinasi dengan kami yang menumpang.
"Sesampainya dilokasi yang dituju ternyata bukan hanya kami satu rombongan, namun ada dari beberapa pengurus dari PAC lain, seperti dari PAC Baron, Rejoso dan Kertosono," ujar Kang Tris.
Menurut Kang Tris mengatakan bahwa, termasuk juga ada salah satu Bakal Calon Ketua yang maju pada Konfercab XX PC GP Ansor yaitu Sahabat Hamid Muzakki, dan juga pimpinan sidang yaitu sahabat Hasan Bisri.
"Dilokasi tersebut kemudian kita Pengurus Ranting dari Jatikalen menunggu diteras rumah, sedangkan Suwanto Ketua PAC Jatikalen, Baron dan beberapa pengurus lain yang hadir masuk kedalam ruang tamu," kata Kang Tris.
Kang Tris menambahkan bahwa dikarenakan dirinya dekat dengan teras dan pintu juga terbuka, sehingga dapat mendengarkan pembicaraan yang dibahas didalam ruang tamu.
"Pembicaraan dimulai sahabat Hasan Bisri, dengan membahas strategi pada pelaksanaan sidang tata tertib (tatib) pemilihan Ketua. Dimana sahabat Hasan basri menginstruksikan bahwa dalam pelaksanaan sidang, ketika membahas redaksi dari pasal ke pasal untuk segera mensetujuinya," imbuhnya.