news

Konfercab XX PC GP Ansor Nganjuk Diduga Ditunggangi, Ini Komentar Sekretaris Demisioner dan Ketua Penasehat PW Jatim

Minggu, 29 Desember 2024 | 07:11 WIB
Ketua Penasehat GP Ansor Jatim H Imam Makruf dan sekertaris demisioner PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk Yadianto (Foto Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Konferensi Cabang (Konfercab) XX (Dua puluh) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga ditunggangi kepentingan, berikut komentar Sekretaris PC GP Ansor Demisioner Yadianto dan Ketua Penasehat Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur (Jatim) H Imam Makruf.

Pada berita tayang sebelumnya dengan judul "Konfercab XX PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk Dinyatakan Deadlock, Ini Kata Salah Satu Peserta dan Hamid Muzakki" Konfercab XX PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk, digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Hasan Tankila, Dusun Grompol, Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang semula akan digelar pada Minggu (22/12/2024), diundur menjadi Senin (23/12/2024).

Baca Juga: Konfercab XX PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk Dinyatakan Deadlock, Ini Kata Salah Satu Peserta dan Hamid Muzakki

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com, ada tiga kandidat Bakal Calon Ketua PC GP Ansor yaitu, Agus Muhammad Nasih Basthomi alias Gus Nasih, M Bagus Wahyudi, dan Hamid Muzakki, yang sama-sama sudah mendapatkan rekomendasi dari beberapa Pimpinan Anak Cabang (PAC), maupun Ranting GP Ansor.

Adapun rekomendasi untuk Agus Muhammad Nasih Basthomi alias Gus Nasih, mendapatkan rekomendasi dari 4 PAC dan 44 Ranting, begitu juga dengan Bagus Wahyudi juga mendapatkan rekomendasi dari 4 PAC dan 44 Ranting. Sementara Hamid Muzakki mendapatkan rekomendasi tertinggi yaitu dari 7 PAC dan 131 Ranting GP Ansor.

Pada akhirnya 3 bakal calon tersebut mendaftarkan diri sebagai calon. Namun persyaratan belum diverifikasi oleh panitia dan belum ditetapkan sebagai calon, bahkan belum ada penyampaian visi misi dari ketiga calon tersebut, salah satu bakal calon yakni Hamid Muzakki sudah dianggap sebagai pemenang oleh pimpinan sidang dikarenakan mendapatkan rekomendasi tertinggi.

Baca Juga: Diduga Ditunggangi Kepentingan, Konferensi Cabang XX PC GP Ansor Nganjuk Berakhir Ricuh dan Deadlock

Tak hanya sampai disitu, situasi Konfercab diperburuk dengan adanya dugaan berbagai intervensi dari pihak PC GP Ansor Nganjuk, yang dianggap kurang transparan dalam memberikan nilai akreditasi terhadap PAC maupun Ranting. Padahal penilaian akreditasi organisasi merupakan penentu dalam memberikan hak suara pada konfercab.

Sekretaris Demisioner PC GP Ansor Yadianto ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa dirinya sudah demisioner. Sehingga tidak ada di lokasi Konfercab.

"Posisi saya sudah demisioner, jadi gak di lokasi Mas," ucap Yadianto melalui pesan aplikasi WhatsApp pada Sabtu (28/12/2024).

Baca Juga: Pasangan Muhibbin - Aushaf Daftar Dikawal Banser, Ini Tanggapan A'wan Syuriyah PWNU dan PW GP Ansor Jatim

Ketika di tanya terkait Konfercab XX PC GP Ansor Kabupaten Nganjuk berakhir ricuh hingga dinyatakan deadlock oleh pimpinan sidang dan ada peserta yang menilai bahwa ricuhnya hingga dinyatakan deadlock ada dugaan ditunggangi kepentingan, Yadianto membantah, dan hal tersebut dianggap salah besar.

"Salah besar itu," kata Yadianto kepada wartawan Nawacitapost.com.

Yadianto menambahkan bahwa semua putusan dikembalikan kepada pimpinan pusat, dikarenakan sidang dipimpin oleh pimpinan pusat.

Halaman:

Tags

Terkini