news

Demi Terlaksananya Kegiatan Posyandu, RW di Kelurahan Banaran, Kertosono Bayar Iuran Rp 70.000

Selasa, 10 Desember 2024 | 19:47 WIB
Ilustrasi masyarakat datang ke Posyandu Lansia dan Balita (Foto Sakera Nawacita)

Luluk menjelaskan bahwa dirinya adalah PPKBD, Ketua Kader KB Kelurahan Banaran, yang tidak pernah ikut campur dalam pengelolaan anggaran Posyandu.

"Saya PPKBD, Ketua Kader KB Banaran. Kalau saya ke Posyandu hanya sekedar kunjungan kegiatan. Maaf saya tidak ikut campur mengelola anggaran Posyandu," paparnya.

Sementara salah satu sumber yang dapat dipercaya di Kelurahan Banaran membenarkan adanya tarikan iuran yang dilakukan oleh para Kader Posyandu, bahkan tak tanggung-tanggung ada salah satu Kader yang memaksa kepada ke bendahara RW untuk membayarnya.

Baca Juga: Dua Paslon Saling Klaim Menang, Yuk Pahami Menang Dalam Pilkada Bupati Nganjuk 2024

"Iya benar, jadi para kader narik iuran ke RT/RW itu disuruh oleh Bu Bidan, bahkan salah satu kader itu ketika narik iuran tidak dikasih, memaksa dan marah-marah," ucap sumber berita yang enggan disebutkan namanya, melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp, pada Sabtu (7/12/2024) sore.

Bahkan sumber berita itu menginstruksikan kepada warga, untuk memanfaatkan kegiatan Posyandu Balita maupun Lansia dikarenakan terselenggaranya kegiatan tersebut adalah iuran dari RT/RW.

"Monggo Bapak/Ibu, dikarenakan Posyandu kita itu tiap bulan bayar Rp 70.000 (Tujuh puluh ribu rupiah), kalau ada kegiatan Posyandu Balita maupun Lansia, Monggo dimanfaatkan karena itu iuran warga Kelurahan Banaran," tandasnya.

 

 

 

Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu

Halaman:

Tags

Terkini