NAWACITAPOST.COM - Menanggapi statement Camat Kertosono Mashudi Nurul Huda, Purwanto salah satu warga Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, angkat bicara.
Informasi yang dihimpun wartawan nawacitapost.com pada berita sebelumnya yang berjudul "Entah Siapa yang Harus Bertanggungjawab, Kini Banner Kembali Terpasang di Stadion Tembarak Kertosono" memuat 3 poin yang diduga ungkapan protes warga terhadap ketidakpuasan kinerja Kepala Desa Tembarak Johan Harmoko.
Pada banner tersebut tertulis Kok Getiing Akuu!!...
1. Jare Ate Ngabdi Gawe Deso Tapi Ngramut Stadion Ora Iso Sampe Suket E Koyo Alas (Katanya Mau Ngabdi Untuk Desa Tapi Merawat Stadion Tidak Bisa Sampai Rumputnya Kayak Hutan red)
2. Lurah Kok Marai Nyolong Listrik (Kepala Desa Kok Ngajari Nyuri Listrik red)
3. Lurah Kok Senengane Manipulasi Kabeh (Kepala Desa Kok Sukanya Manipulasi Semuanya red)
Menurut Purwanto ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini warga Desa Tembarak darahnya sudah mendidih semuanya dikarenakan ketidakpuasan atas kinerja dan pengelolaan keuangan atau anggaran dana desa.
"Ya Mas, saat ini warga darahnya sudah mendidih semua, terus bagaimana ya Kok seperti ini, saya sampai nggak bisa mikir, aku kecil dilahirkan di Desa Tembarak desa yang sangat saya cintai," kata Purwanto melalui pesan WhatsApp pada Rabu (27/3/2024) siang.
Purwanto menambahkan, kok malah tidak karuan, kadesnya sudah busuk, dikasih amanah malah nggak karuan, sementara pimpinan wilayah justru melempar batu.
"Wes lurahnya busuk, eeee pimpinan wilayah kok malah melempar batu, sing dadi pimpinan wilayah iku sopo to, (kadesnya sudah busuk, eeee pimpinan wilayah kok malah melempar batu, lo yang jadi pimpinan wilayah ini siapa sih red)," imbuh Purwanto menggunakan bahasa Jawa.
Purwanto memohon kepada pimpinan yang lebih atas untuk turun tangan.
"Tolong pimpinan di atas di ingatkan, nek gak gelem nanggapi warga patut curiga (kalau tidak mau nanggapi warga patut curiga red) eee ada mainan yang terselubung dan berlingkaran setan? tak tunggu lo kalau mau duduk bersama," ucap Purwanto dengan nada kesal.