news

Drama Di Balik Dinding Bank Lampung: Nasib 22 Satpam Digantung, Rekrutmen Vendor Baru Beraroma Kejanggalan!

Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB

IMF Angkat Bicara: "Ini Ujian Transparansi BUMD!"

Indra Segalo Galo Ketua Umum IMF, mengutuk keras aksi bungkam ini. Ia menegaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengusung nama baik Lampung, transparansi adalah harga mati.

"Yang dibutuhkan bukan sekadar pembelaan, melainkan penjelasan terbuka dan objektif. Jangan sampai pekerja yang sudah mengabdi bertahun-tahun kehilangan mata pencaharian tanpa kejelasan," tegas Indra, melalui sambungan seluler, pada Rabu (3/6/2026).

IMF secara resmi menuntut tiga pilar utama untuk segera turun tangan membedah kasus ini:

  1. Direksi Bank Lampung

  2. Dewan Komisaris Bank Lampung

  3. Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung

Aksi Bungkam di Balik Centang Biru

Hingga berita ini diturunkan, manajemen Bank Lampung memilih mengambil langkah seribu bahasa. Upaya konfirmasi yang dikirimkan via pesan singkat WhatsApp menunjukkan status aktif, namun tetap diabaikan tanpa balasan. PT PKSS pun masih setali tiga uang.

Baca Juga: Rumor Agustus 2026 Runtuh: Pintu Pendaftaran Parpol Tetap Terbuka, Partai PASTI Siap Menggebrak!

Dinding kebungkaman ini menyisakan tiga pertanyaan krusial yang menuntut jawaban:

  • Mengapa 22 satpam tersebut didepak secara sepihak?

  • Apa indikator penilaian objektif yang digunakan?

  • Apakah proses seleksi ini benar-benar bersih, atau ada permainan di bawah meja?

Di luar gedung bank yang megah, ada 22 keluarga yang kini menatap masa depan dengan cemas, menunggu keadilan berpihak pada keringat yang telah mereka kucurkan bertahun-tahun. Publik kini menonton: Apakah Bank Lampung benar-benar menerapkan Good Corporate Governance, atau justru membiarkan praktik ketenagakerjaan yang cacat moral ini melenggang bebas?(AMRULLOH)

Halaman:

Tags

Terkini