news

Diduga Akibat Hujan Lebat, Bangunan TPT Sepanjang 400 Meter Desa Ngepung Patianrowo Ambrol

Kamis, 27 November 2025 | 21:18 WIB
Suyoto (50) Ketua RT/RW 003/004, Desa Ngepung, Patianrowo, Nganjuk ketika menunjukkan bangunan TPT yang ambrol (Sakera Nawacita)

NAWACITAPOST.COM — Diduga akibat hujan lebat, bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Saluran Air Soban sepanjang 400 meter, yang berlokasi di Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ambrol kurang lebih 13 meter.

Pantauan wartawan Nawacitapost.com, berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, bangunan tersebut memiliki volume 400 x 0,22 x 1 m, dan menelan anggaran sebesar Rp93.195.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggara (TA) 2025.

Papan informasi Proyek Pembangunan TPT Saluran Air Soban Dusun Ngepung (Sakera Nawacita)

Suyoto (50) Ketua RT/RW 003/004, Desa Ngepung, Patianrowo, Nganjuk ketika diwawancarai menyampaikan bahwa pengerjaan proyek pembangunan TPT Desa Ngepung, memakan waktu sekitar 15 hari.

Baca Juga: Berdalih Ikuti Himbauan Pusat, Kendaraan Operasional KP2KP Nganjuk Gunakan Pelat Warna Putih

"Perkiraan pekerjaan ini diawali pada akhir bulan 10 (Oktober red) 2025, kurang lebih kayaknya dikerjakan 15 hari. Setelah selesai terus hujan lebat mungkin tidak mampu menahan air sehingga ambrol," kata Suyoto ketika diwawancarai di lokasi proyek.

Suyoto (50) Ketua RT/RW 003/004, Desa Ngepung, Patianrowo, Nganjuk ketika diwawancarai (Sakera Nawacita)

Ketika ditanya berkaitan kapan terjadinya insiden ambrolnya bangunan TPT tersebut, Suyoto mengatakan tidak mengetahui tepatnya kapan, yang pasti diperkirakan terjadi tengah malam.

"Jadi sore hari itu belum ambrol, tahu-tahu pagi sudah ambrol. Jadi sorenya itu hujan deras, yang pada akhirnya pada pagi harinya ketahuan bangunan TPT ambrol," kata Suyoto, pada Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: Kades HWS Ditetapkan Sebagai Tersangka, BPD Ngepung Patianrowo: Semua Bangunan Fisik Selalu Terealisasi

Terpisah M Brillian Al Akbar Kasi Sejahtera Desa Ngepung, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya insiden ambrolnya bangunan TPT Desa Ngepung yang terjadi dua hari setelah selesai pemasangan, dikarenakan belum kering.

M Brillian Al Akbar Kasi Sejahtera Desa Ngepung, ketika dikonfirmasi (Sakera Nawacita)

"Untuk pengerjaan mulai 13 Oktober hingga 29 Oktober 2025, dan insiden ambrolnya bangunan TPT kalau tidak salah terjadi pada tanggal 1 atau 2 November 2025 atau dua hari setelah pemasangan selesai," ujar M Brillian Al Akbar, di Kantor Desa Ngepung, Patianrowo, Nganjuk, pada Rabu (26/11/2025).

Pria yang akrab disapa Brilli mengatakan bahwa, faktor penyebab ambrolnya bangunan TPT dikarenakan baru dua hari selesai dan belum kering, yang diguyur hujan deras.

Halaman:

Tags

Terkini