Jumat, 5 Juni 2026

Malaysia Dapat Pasta Gigi Ekstrak Ganja dari Indonesia untuk Datuk Seri Anwar , Ini kata Polri

Photo Author
Devilina, Nawacita Post
- Jumat, 17 Maret 2023 | 09:33 WIB
Foto: Bernama/Viva
Foto: Bernama/Viva

Jakarta, Nawacitapost.com-Baru-baru ini kepolisian Sepang, Malaysia, menyita sebuah paket yang dikirim dari Indonesia, berisi pasta gigi yang diolah dengan ekstrak daun ganja.

Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika Daun Ganja 1.8 Kg, Anggota DPRD Rohul Apresiasi Polsek Tambusai.

Paket tersebut dikirimkan untuk Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Menteri Ekonomi Malaysia Rafizi Ramli.

Menurut keterangan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM), paket itu disita di salah satu posko di Pulau Meranti, pada Jumat, 10 Maret 2023.

Relawan Ganjar Pranowo Beramai-ramai Mendukung PDI Perjuangan Pada Pemilu 2024

Kapolsek Sepang ACP Wan Kamarul Azran Wan Yusof mengatakan, penggerebekan itu dilakukan menyusul informasi dari laporan yang diajukan oleh seorang petugas di kantor pemerintah.

“Berdasarkan informasi yang diberikan, paket itu diduga mengandung zat terlarang dan seminggu sebelumnya, kantor pemerintah yang sama telah menerima sebuah paket yang berisi ‘daun ganja’,” tutur pejabat Kepolisian Sepang, Asisten Komisioner Wan Kamarul Azran Wan Yusof.

Relawan Ganjar Pranowo Beramai-ramai Mendukung PDI Perjuangan Pada Pemilu 2024

Laporan kepolisian menyatakan paket itu ditahan di pusat pengiriman paket di Pulau Meranti.

Dijelaskan Wan Kamarul bahwa pihak pelapor dan dua polisi dari Departemen Penyelidikan Kejahatan Narkotika pada Kepolisian Sepang langsung mendatangi pusat pengiriman itu dan menyita paket tersebut.

“Di dalam kotak paket berwarna cokelat itu terdapat sebuah tube pasta gigi berwarna hijau yang bertuliskan ‘Happy Green‘ dan diyakini pasta gigi itu mengandung ekstrak ganja,” sebut Wan Kamarul dalam pernyataannya.

Polisi Republik Indonesia (Polri) pun bergerak cepat menindaklanjuti pengirim paket pasta gigi ganja tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan menanggapi hal tersebut.

Krisno mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti temuan itu apabila Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengajukan permintaan dan memberi informasi alamat tersebut.

Dia menyebut sampai saat ini pihaknya belum dihubungi Kepolisian Malaysia.

“Kami menunggu informasi dari PDRM tentang (permintaan) alamat pengirim dari Indonesia. Sampai sejauh ini kami belum dihubungi,” kata Krisno dalam keterangannya, Kamis 16 Maret 2023.

Editor: Devilina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini