Sampang, NAWACITAPOST.COM - Beredarmya video bedurasi hampir 3 menit terkait pengakuan seorang anak berseragam merah putih ciri khas seragam SD saat ditanyai oleh pria sambil merekam yang menggerakkan masyarakat Sampang, akhirnya Kapolsek Camplong angkat bicara terkait video tersebut. senin (30/01/23)
Dalam video tersebut pengakuan anak ketika ditanya bahwa ketika hendak mau berangkat sekolah sekitar jam 11:00 WIB bersama ketiga temennya didatangi oleh pengendara mobil dan diberikan uang namun dirinya menolak.
"Diberikan uang.,? (tanya seorang pria_red) tidak mau (jawab si anak_red), temennya kamu yang tiga orang mau..? (tanya lagi_red) di ambil kemudian digendong dimasukkan kedalam mobil (jawabnya_red)," percakapan dalam video
Dari pengakuan si anak, bahwa dirinya sempat teriak minta tolong sehingga ada seseorang menaiki sepeda yang membantunya, kemudian ketiga temennya berhasil keluar dari mobil, yang terjadi di sekitar Jl. Jambu Air Loloran, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Menanggapi beredarnya pengakuan anak yang ditanyakan oleh pria sambil ngerekam hingga menimbulkan kekhawatiran dikalangan masyarakat, Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak benar adanya.
"HOAX, sudah kami datangi dan Kepala Sekolah (Kasek) beserta anak didiknya yang diwawancarai sudah buat pernyataan kalau cerita mereka bohong," ungkapnya
Perihal kegaduhan tersebut, para pihak menurut dirinya akan mendatangi Kantor Polisi Sektor (Polsek) Camplong untuk membuat video klarifikasi pernyataan.
Lanjut Budi menyampaikan, untuk selalu menjaga, memperhatikan dan memberikan pemahaman kepada si anak untuk lebih hati-hati terhadap orang tidak dikenal.
"Yang terpenting kita tetap menjaga anak-anak kita jangan gampang bergaul dengan orang yang belum dikenalnya, terkait penculikan anak jangan percaya cerita yang belum tentu kebenarannya. (Kho/Sai)