Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Pengamat local Dairi dan mantan tim sukses Eddy Berutu yaitu Hulman Sinaga menyebutkan kondisi perekonomian rakyat Dairi sudah semakin parah namun langkah untuk antisipasi krisis 2023 belum terlihat.
Baca Juga : Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Natal : Semoga Kedamaian, Kebahagiaan, dan Cinta Kasih Senantiasa Memayungi Langkah Kita Semua
“Pak Eddy kondisi Dairi sedang tidak baik baik saja, lihatlah realita ini, jangan banyak kali keluar sana untuk MoU (Kerjasama), tetapi hasil jauh dari harapan. Fokuslah dengan kebutuhan rakyat kecil Dairi seperti janjimu masa kampanye 2018. Seribu penghargaan kertas yang bapak dapatkan tidak berarti itu dimata rakyat. Rakyat juga bisa menduga kenapa dan apa tujuan mengejar penghargaan kertas itu. Rakyat tidak butuh itu namun butuh perbaikan kesejahteraan,” ujar Hulman Sinaga jumat (23/11/22) di Sidikalang mengutip dari dairipers.id.
Dikatakan Hulman Sinaga sebagai anak Dairi apalagi mantan tim pemenangan dulu menjadi suatu kewajiban baginya mengingatkan Bupati Dairi agar bertindak realistis terutama jelang 2023 seperti peringatan Presiden Jokowi Indonesia akan memasuki masa krisis dan inflasi.
“Apa beliau ini tidak mendapatkan infromasi akurat dari bawah akan kondisi kesusahaan rakyat yang terjadi? Lantas tim-tim ekonomi yang dibentuk sudah bagaimana? Yang dominan saya dengar bupati kesana kemari. Pertemuan ini itu di Medan dan Jakarta. Hasilnya Apa?” tanya Hulman.
Diuraikan Hulman Sinaga hasil penelusurannya disejumlah titik-titik perekonomian rakyat di Parbuluan semua anjlok. “Cobalah melintas dari Pengiringan sampe sitinjo lihat ada tidak orang di warung-warung. Padahal biasa sudah ramai. Tanya itu penjual akan transaksinya semua anjlok. Itu artinya daya beli sudah sangat melemah. Ini akhir tahun biasanya sudah ada peningkatan perputaran uang. Namun faktanya malah anjlok,” jelas Hulman.
Dairi tidak banyak perusahaan dan industry jadi rakyat hanya berharap dari pertanian. Harga panen petani turun belum lagi pupuk tak jelas. Wajar rakyat berharap pada Pemerintah Daerah karena memang itu tugas dan janji mereka saat kampanye. Kini menjadi wajar ditagih, katanya.
Masih dari data yang dikumpulkan Hulman menyebutkan rakyat terus mengeluh. Mengetahui kondisi sebenarnya silahkan Bupati turun ke pasa pasar. Tanyakan penjualan mereka bagaimana. "Saya makan di rumah makan di Km7 sana. Pengakuan pemilik rumah makan biasa stok ayam sampai 300 ekor. Kini 100 ekor saja tidak habis. Saya tanya toko penjual baju yang biasanya ramai jelang akhir tahun. Namun kini semua anjlok dari biasanya. Hampir semua bidang melemah," ujarnya.
Dikatakan Hulman Sinaga adalah betul bukan hanya Dairi yang terkena dampak inflasi atau krisis ini. Namun jika dibandingkan dengan Kabupaten tetangga seperti Pakpak Bharat dan Tanah karo. Kondisinya jauh Dairi ketinggalan. "Contoh kecil saja di Pakpak Bharat pemkabnya membuat kegiatan natal okumene dengan membagikan hadiah hingga sepeda motor. Mengundang artsi Maria Calista. Nah di Dairi apa? Selfi dan bangga bagikan BLT yang dari pusat ? Bukankah itu pengakuan bahwa perekonomian kita tidak baik baik saja sekarang?," jelas Hulman.
Sebagai manusia beretika dan sudah menjadi budaya di Dairi akhir tahun ada silaturahmi antara masyarakat dari beberapa propesi kepada dinas dinas. Tahun ini itu sudah tidak terlihat. "Saya dapatkan info oknum kepala dinasnya saja sudah megap-megap mana mungkin lagi memikirkan etika dan budaya silaturahmi. Saya ingatkan waspada dampaknya di tahun depan bisa terjadi perlawanan propesi ini terhadap kinerja pemkab. kalau propesi ini terus-terusan melayangkan pengaduan ke APH bagaimana? Pasti tidak kondusif. Jadi tolong Pak bupati jangan kerja sendiri, Soor sendiri dan akhirnya cape sendiri," tegasnya.
Hulman menduga ada pengelolan dan cara berpikir yang salah terjadi selama bertahun tahun. “Bayangkan selama 4 tahun ini banyak rekanan kontraktor justru berasal dari luar Dairi. Kalau kontraktor itu orang Dairi maka keuntungan perusahaan akan berputar di Dairi. Katakan kalau setahun keuntungan pertahunnya 100 Milliar dikali 4 tahun maka uang berputar di Dairi 400 miliar. Selama 4 tahun ini sebahagian besar terbang ke luar Dairi. Wajar kondisi ekonomi rakyat Dairi kini morat marit. Belum lagi PAPBD Dairi 2022 gagal. Komplitlah penderitaan rakyat itu," katanya. (dairipers.id)