Klungkung, NAWACITAPOST.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) berikan bantuan instalasi pengelolaan air terpadu di SDN 1 Kamasan. Hal ini merupakan salah satu bentuk Kemensos untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait penyaluran air bersih. Kegiatan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
Baca Juga : Peduli ODGJ, Risma Ingin Yuliawan Mandiri dan Berdaya
Tentunya penyaluran bantuan ini diawali adanya keresahan warga terkait masalah air bersih yang kemudian didengar oleh perangkat desa setempat hingga masalah ini pun sampai ke Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
"Jadi ada usulan ke kita untuk (bantuan) air bersih. Setelah kita lihat, ternyata tidak begitu sulit (direalisasikan). Ini karena sudah ada sumber air di dekat sini, dan kita olah. Sekolah juga meminta untuk jaringan air bersih," ungkap Menteri Risma saat berkunjung ke SDN 1 Kamasan, Selasa (20/12/2022).
-
Sementara itu, dalam memberikan bantuan Kemensos juga menyiapkan kebutuhan dua jenis air yang telah disiapkan melalui Program Keserasian Sosial untuk warga di Desa Kamasan, Klungkung, Bali ini.
“Kita memang disetiap membuat ini ada dua jenis air, satunya untuk air siap minum satunya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” sambung Risma.
Adapun program yang dilakukan Kemensos ini Risma menegaskan, program bantuan di Klungkung adalah yang pertama di Bali dan bukan merupakan percontohan.
"Bukan (percontohan), karena daerah lain sudah kami bangun. Di Asmat kalau tidak salah sudah 9 titik, Banten ada 7 titik dan Klungkung pertama untuk Bali. Jadi karena apapun, air akan berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat," tegasnya.
-
Terkait kapasitas, instalasi air terpadu untuk air bersih debitnya dirancang 2 liter per detik dan dapat mengaliri 200 kepala keluarga dalam satu desa. Sementara, untuk air minum mencapai 12.000 liter per hari atau setara 600 galon.
"Ini memakai solar cell sehingga tidak bebani warga untuk biaya listriknya," imbuh Risma.