Jumat, 5 Juni 2026

Paguyuban Damar Kedaton Nusantara Gelar Karawitan, Ki Bimo Kesenian Karawitan Menjaga Tradisi Kearifan Lokal

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:17 WIB

Malang, NAWACITAPOST.COM - Masyarakat Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang bersama Paguyuban Damar Kedaton Nusantara menggelar kesenian karawitan di Sanggar Padepokan Eyang Demang Mertowijoyo, yang merupakan cikal bakal masyarakat desa setempat, Kamis Malam 18-8-2022

Kesenian Karawitan yang bertujuan untuk menjaga kearifan lokal ini dikemas dalam prosesi bekti leluhur, serta diikuti kerabat Abdi dalem Keraton Surakarta dan dari Paguyuban Damar Kedaton Nusantara Malang Raya.

“Kegiatan ini dilaksanakan setiap Bulan Suro. Selain buka bekti leluhur mbah Mertowijoyo , kita juga melakukan karwitan wilunjengan suroan ,”terang Sesepuh Damar kedaton Nusantara Malang Raya Ki Bimo.

Dijelaskan Ki Bimo , kesenian karawitan ini merupakan tradisi dalam menjaga kearifan lokal. Bagi warga Arjowilangun, merupakan sebuah karya seni yang harus dijaga kelestariannya. “Kita berharap dengan bekti leluhur ini bisa mengenang perjuangan beliau.,” urainya.

Menjaga Kearifan Lokal melalui Lembaga Budaya Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam seni budaya. Maka sudah selayaknya budaya dan beragam kearifan lokal yang ada dijaga dan dilestarikan agar tidak luntur atau hilang.

Menurut Ketua Adat Paguyuban Boyadi mengatakan, salah satu cara untuk memelihara kekayaan budaya adalah melalui lembaga budaya yang ada di masyarakat.

Lembaga-lembaga kebudayaan baik yang berbentuk swadaya masyarakat, sanggar, maupun paguyuban merupakan elemen lain yang dapat berperan serta dalam pelestarian seni dan budaya.

“Budaya dan kearifan lokal merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia yang kaya dengan keanekaragaman suku, agama, serta ras,” katanya.

Terakhir, Boyadi mengatakan, kita wajib bersyukur karena memiliki Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang merupakan hasil pemikiran para bapak pendiri bangsa yang telah terbukti mampu menyatukan segenap rakyat di tanah air. Dalam pandangannya, komunitas adat mesti tetap dipertahankan untuk memperoleh hak hidup, untuk menjadi bagian dari identitas serta perekat bagi kehidupan," pungkasnya.

Penulis : Ponco

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini