Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan Satu Kähkönen, Country Director for Indonesia and Timor-Leste @worldbank. Pertemuan tersebut memperbincangkan begitu banyak hal, utamanya mengenai perubahan iklim dan transisi energi.
“Salah satu yang menjadi fokus pembahasan adalah bagaimana meningkatkan dampak transisi energi terhadap perekonomian. Karbon contohnya, kami membicarakan mengenai bagaimana kita mengubah pandangan terhadap karbon, bagaimana kita tidak hanya melihatnya sebagai polusi namun juga sebagai value yang dapat kita input.” Ujar Sri Mulyani dalam unggahan akun Intagramnya.
-
Carbon tax dan carbon market adalah hal yang baru bagi Indonesia, namun perlu kita persiapkan dengan baik. Investasi pada generasi muda melalui pola komunikasi dan edukasi yang baik menjadi kunci, karena mereka lah yang akan menentukan dan menjalani masa depan bangsa Indonesia. Selain itu, sebagai bangsa maritim yang memiliki teritori laut yang begitu luas, Indonesia perlu menggarap serius blue economy.
“Bagaimana kita bisa menilai lebih akurat nilai lautan kita dan yang terkandung di dalamnya? bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk mendorong perekonomian bangsa?,” Ujar Sri Mulyani.
Satu mewakili World Bank menyampaikan dukungan penuhnya akan upaya-upaya Indonesia dalam melakukan transisi energi hingga mencapai Net Zero Emission. Memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor terbarukan juga menjadi hal yang begitu krusial.
“Saya harap diskusi seperti ini dapat membantu bangsa kita dalam memanfaatkan seluruh potensi energi terbarukan kita yang begitu kaya. Saya juga mengundang rombongan World Bank untuk menghadiri rangkaian agenda G20 yang akan segera dihelat di Bali pada bulan ini.” Pungkasnya.