Blitar, NAWACITAPOST.COM - Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah didampingi Forkompinda Kabupaten Blitar menerima kunjungan kerja Bupati Garut Rudy Gunawan beserta rombongan Forkompimda Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Blitar dalam rangka Peningkatan Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah, bertempat di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro, Kamis (30/6/2022).
Dalam kesempatan ini, Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah mengucapkan selamat datang kepada Bupati Garut beserta rombongan Pemkab Garut yang telah berkunjung ke Kabupaten Blitar.
Kabupaten Blitar mempunyai potensi yang luar biasa, baik potensi wisata, pertanian, perkebunan, serta produk UMKM dan IKM,"terangnya.
-
Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031, Kabupaten Blitar masuk dalam beberapa rencana pengembangan kawasan, meliputi Pengembangan kawasan hortikultura (sentra penghasil pisang, rambutan, dan belimbing).
Pengembangan kawasan perkebunan (tebu, kopi, kakao, kelapa, dan nilam). Pengembangan kawasan sentra peternakan besar ( ternak besar dan peternakan unggas). Pengembangan kawasan perikanan, meliputi perikanan air tawar (budidaya ikan hias), dan perikanan air laut,"kata Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah sering disebut Makde Rini.
Untuk diketahui bahwa pada sektor peternakan, produksi telur Kabupaten Blitar yang sebelumnya mampu memenuhi kebutuhan telur nasional sebesar 28 % atau 1200 ton/hari) sekarang produksi telur tinggal 840 ton per hari.
Tahun 2021 produksi telur mencapai 165 jt 692 rb 777 kilogram. Produk lain yang dihasilkan dari sektor perternakan ini adalah daging ayam dan susu. Produksi susu tahun 2021 mencapai 40 ribu 118,15 ton,"kata Bupati Blitar Rini Syarifah.
Lanjut Rini Syarifah , disamping sektor pertanian, Kabupaten Blitar juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar, baik perikanan laut (tangkap) maupun perikanan darat/budidaya. Potensi perikanan laut ini sangat menjanjikan, karena wilayah Kabupaten Blitar langsung berbatasan dengan Samudra Indonesia di bagian Selatan.
Perikanan Tangkap pada Tahun 2021 produksinya mencapai 2.014 ton dari laut dan PUD sebesar 269,70 ton. Sedangkan produksi perikanan budidaya terdiri dari ikan konsumsi yang pada Tahun 2021 produksinya mencapai 17.802,02 Ton.
Pada sektor perikanan darat, khususnya budidaya ikan hias, Kabupaten Blitar terkenal dengan komoditas ikan koi dengan basis budidaya ikan koi di Kecamatan Nglegok yang telah diakui secara nasional sebagai salah satu sentra ikan koi berkualitas di Indonesia. Tahun 2021 produksinya mencapai lebih dari 118 juta ekor," tuturnya.
Terakhir , Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, dengan ditanda tangani MOU kerjasama antara pemerintah Kabupaten Blitar dengan pemerintah Kabupaten Garut, kerjasama ini bisa berkelanjutan dan saling menguntungkan. Diharapkan bisa saling melengkapi kekurangan satu sama lain. Bisa saling berkolaborasi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat,"tutupnya.
Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan menjelaskan, kedatangan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut ke Blitar untuk mempelajari sistem Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) di Kabupaten Blitar atas rekomendasi dari Bank Indonesia.Inflasi daerah itu sekarang menjadi kewajiban dari pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan.
Kabupaten Blitar mendapatkan juara paling bagus pengolahan TPID nya se-Jawa dan Bali malah Tingkat Nasional. Bank Indonesia memerintahkan supaya daerah-daerah itu berguru ke Blitar,"ujarnya.
-
Lebih lanjut Bupati Garut akan melakukan studi tiru dari TPID Kabupaten Blitar. Seperti halnya menggelar high level meeting dengan BI secara rutin, melakukan pemantauan pasar dan mengambil langkah konkrit terkait komoditi di pasaran agar harga stabil, tidak terjadi kenaikan atau inflasi.
Jadi bagaimana kita mengusahakan produknya bisa dibeli dengan harga wajar. Jadi indeks harga produsen dan konsumennya yang menjadi ideal. Di sini itu regulasinya sudah bagus, karena inflasi itu tidak ditentukan di daerah saja, tapi perilaku konsumen dan perilaku produsen ikut menentukan,” ujarnya.
Bupati Garut juga menunjukkan ketertarikannya dengan komoditi dari Blitar salah satunya telur dan ikan koi. “Saya sudah 2 hari di Blitar karena memang ingin melihat lebih dekat kualitas ikan koinya. Juga telur ayam dari Blitar rencana kita gunakan untuk penanggulangan stunting,”kata Bupati Garut
Terakhir, Bupati Garut Rudy Gunawan berharap bisa mengendalikan inflasi daerah sehingga laju pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat ," pungkas.
( kmf/adv/fm)