Karawang, NAWACITAPOST.COM - Pentolan jemaah Khilafatul Muslimin yang ada Dikabupaten Karawang secara sukarela mengikrarkan diri kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rabu (29/6/2022).
Jemaah yang tergabung dalam kelompok Khilafatul Muslimin yang ada Dikabupaten Karawang dalam ikrar berlangsung di gedung utama pemda Kabupaten Karawang dihadiri oleh semua unsur pemerintahan Kabupaten Karawang, TNI, Polri, tokoh ulama, tokoh masyarakat.
-
Deklarasi tersebut diikuti oleh belasan orang kelompok Khilafatul Muslimin dan dibacakan langsung oleh Sumardi yang beralamat tinggal di Kampung Krajan RT 01/01 Desa Jomin Timur Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang,Jawa Barat.
Dengan menyatakan sikap dan sumpah dengan suara nada sedih serta mendekap bendera merah putih yang disaksikan oleh semua unsur dengan dibacakan sumpah sebagai berikut:
Assalamualaikum Wr Wb
Deklarasi Kebangsaan Khilafatul Muslimin Ummul Quro Kabupaten Karawang mewakili Kami segenap pengurus dan anggota Khilafatul Muslimin Umardt-Guro Kabupaten Karawang mendeklarasikan Sebagai berikut :
1. Mengakui dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai 4 pilar kebangsaan.
2. Bertekad menjunjung tinggi prinsip kebinekaan, menjunjung toleransi beragama, dan menolak radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila.
3. Bertekad mengajak segenap warga Khilafatul Muslimin untuk mencegah penyebaran seluruh paham yang mengancam persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Bertekad '” hidup berdampingan dengan segenap masyarakat sekitar secara harmonis dan menjunjung tinggi asas Bhinneka Tunggal Ika.
Demikian deklarasi ini kami sampaikan tanpa ada paksaan dari pihak manapun, Terima Kasih.
-
Walaikumussalam Wr. Wb.
"Selanjutnya kami selaku pelaksana bidang pembinaan dan pengawasan keorganisasian kemasyarakatan di Kabupaten karawang akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan semua yang terlibat dikelompok Khilafatul muslimin agar senantiasa kembali membuang beesih faham yang bermuatan radikalisme," ujar H. Sujana selaku kepala Kesbangpolinmas di Kabupaten Karawang.
Masih kata Sujana, " Tentunya pengawasan dan pembinaan melibatkan semua pihak TNI, Polri, tokoh ulama dan tokoh oh masyafakat.' Pungkasnya.
Nurjaya Bachtiar