Kamis, 4 Juni 2026

Kuliatas Udara di Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia Versi IQAir, Ini Kata Wagub DKI

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Kamis, 16 Juni 2022 | 16:29 WIB
Kualitas Udara di Jakarta Berpolusi
Kualitas Udara di Jakarta Berpolusi

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Kualitas udara di Jakarta menjadi tiga yang terburuk di dunia. Hal tersebut terlihat dari rangking di situs IQAir, Kamis (16/6/2022) pukul 11.50 WIB.

Dari situs IQAir, kualitas udara di Jakarta di angka 152 yang dikategorikan unhealthy atau tidak sehat. Kategori kualitas udara tidak sehat yakni  berkisar diantara 150-200.

Di rangking pertama yakni Delhi, India dengan kualitas udara 249, peringkat kedua Riyadh, Arab Saudi dengan kualitas udara 154. Peringkat ketiga Jakarta, Indonesia yaitu dengan kualitas udara 152, kelima yakni Kathmandu, Nepal dengan kualitas udara 151. Di peringkat kelima Santiago, Chili 151.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku akan mengecek informasi tersebut. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengevaluasi dan mengatasi hal tersebut.

"Itu akan kami cek kembali informasi itu tentu ini menjadi perhatian, kami akan melakukan evaluasi dan mengatasi masalah ini," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta, Kamis.

Riza mengaku Jakarta menjadi kota yang cukup padat, terlebih kondisi sudah mulai kembali normal. Sehingga kata Riza, terjadi peningkatan polusi di Jakarta yang menjadi perhatian Pemprov DKI.

"Memang Jakarta ini cukup padat. Kendaraan kembali normal, ada peningkatan polusi, makanya jadi perhatian kita (Pemprov)," ujar Riza.

Pemprov DKI, berusaha menangani masalah ini dengan sejumlah program, salah satunya ialah langit biru atau birukan langit Jakarta.

Sebelumnya, Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan menjelaskan buruknya udara Jakarta disebabkan oleh kelembapan tinggi dan suhu yang rendah. Situasi itu diperparah dengan mulai banyaknya kendaraan di jalanan Ibu Kota yang berkontribusi pada polusi udara.

 

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini