Kamis, 4 Juni 2026

Inap beberapa hari, Perempuan Bangsa Surabaya layani Korban Dampak Semeru

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Sabtu, 11 Desember 2021 | 18:44 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Hingga Jumat kemarin, tercatat ada 43 korban jiwa dalam bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi sejak Sabtu 4 Desember 2021.

Setidaknya terdapat lebih dari 100 titik pengungsian yang tersebar diberbagai penjuru wilayah kabupaten Lumajang yang hingga kini, masih banyak warga terdampak berdatangan di titik-titik yang dirasa aman.

Bantuanpun terus berdatangan dari berbagai pihak, salah satunya dari Kader Perempuan Bangsa Jatim yang turun langsung ke lokasi pengungsian di lereng Gunung Semeru, Jumat 10 Desember 2021.

Selain bantuan, Kader Perempuan Bangsa juga membawa Tim Trauma Healing Universitas Negeri Malang (UM). " Kami berkolaborasi menghibur para pengungsi agar tidak tertekan di tengah penderitaan. Karena selain kehilangan harta benda, mereka juga ada yang kehilangan sanak saudara, terpisah atau ditemukan meninggal dunia," ungkap Laila Mufidah Ketua DPC Perempuan Bangsa Surabaya dihubungi melalui selularnya.

Bahkan, belum jelas sampai kapan mereka bertahan di pengungsian sambil menunggu rehabilitasi rumah mereka yang rusak.

"Kasihan, anak-anak juga kami hibur. Kami ajak menyanyi, main game dan mewarnai," katanya.

Laila Mufidah yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Surabaya ini, bersama puluhan ibu-ibu mengaku sudah sejak Selasa (7/12), turun ke lokasi pengungsian, membantu membagikan berbagai makanan dan kebutuhan lain.

"Kami juga memberikan dispenser untuk pengungsi, karena sangat dibutuhkan. Untuk anak-anak kami juga sediakan mainan dan buku Iqra untuk ngaji anak-anak, " urainya.

"Tadi kami bagi pensil warna dan krayon untuk mewarnai," tambah Laila yang ikut mewarnai bersama anak-anak para pengungsi.

Organisasi Perempuan Bangsa, melalui Laila Mufidah mengharapkan pasca erupsi Gunung Semeru selesai lebih cepat, sehingga kondisi bisa pulih dan warga bisa kembali menempati rumah yang mereka tinggalkani. (BNW))

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini