Baca juga: Viral! Adik Hamili Kakak Kandungnya? Cek Faktanya di Sini!
Fatizatulo mengatakan, ia merasa heran dan tidak percaya atas pemberitaan kasus pemerkosaan tersebut.
"Merasa heran dan tidak percaya, Karena sudah ada pengakuan lain si tersangka maupun korban bahwa mereka mengaku di hadapan polisi diintimidasi oleh terduga pelaku tersebut alias Ama Widi Waruwu (AW)," tulis Fatizatulo diketerangan tertulisnya.
"Untuk itu kita dari DPP HIMONI meminta dengan hati nurani kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara, sekiranya ditinjau ulang kinerja kepolisian kabupaten Nias, seakan terkesan kurang jujur, profesional dan tegas dalam pemeriksaan terhadap kasus tersebut," tambahnya.
HIMONI berharap, Kepolisian Daerah Sumatera Utara memiliki kewenangan untuk menelusuri akar kronologis kejadian dengan logika hukum yang berkeadilan.