JAKARTA, NawacitaPost.com - Kita dapat menghadiri acara seminar nasional kebangsaan pada hari ini. forum ini sangat penting karena akan mendiskusikan peran dan posisi Indonesia dalam kepemimpinan global.
Tantangan utama bangsa kita saat ini adalah globalisasi dan kehadiran revolusi industri 4.0. Teknologi digital telah menerobos masuk, jauh ke ranah pribadi menghadirkan segala informasi yang tidak terbendung. maka nilai-nilai budaya dan sosial kita menjadi terancam
persoalan lain adalah mentalitas yang belum terbangun sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kita juga menghadapi ancaman perubahan situasi geopolitik global, meluasnya peran dan kekuatan pertahanan dan pengaruh negara-negara asing. Dari segi internal ada potensi ancaman yang disebabkan oleh sistem pengawasan yg tidak berjalan dengan efektif. untuk merespon tantangan ini Pemerintah beserta segenap masyarakat Indonesia harus bersatu padu menguatkan iklim nasional dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan semangat yang sama pemerintah telah mencanangkan gerakan nasional revolusi mental atau GNRM sebagai upaya akselerasi pembangunan karakter bangsa Indonesia, agar segera tercipta bangsa yang berintegritas dan memiliki jiwa gotong royong yang luhur untuk mewujudkan kemajuan kemajuan bangsa dan negara Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian berlandaskan Pancasila
Perubahan tersebut terwujud dalam perilaku birokrasi yang lebih melayani ketimbang dilayani, penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam perilaku sosial. Mandiri dalam ekonomi serta bersatu dalam keanekaragaman.
kemenko PMK berkomitmen menjalankan mandat melaksanakan program revolusi mental. Prioritas pembangunan manusia yang unggul. beberapa hal yang penting untuk dapat mengelola tantangan dan impian Indonesia itu meliputi a. watak dan sikap mental bangsa Indonesia yang berintegritas dan beretos kerja
B budaya gotong-royong yang mensinergikan segala sumber daya bangsa Indonesia maju. dan C nilai-nilai dadar kebangsaan yang berasal dari kearifan lokal, yang hidup subur dan memandu perjalanan bangsa.
Sdm indonesia yang unggul tdk hanya profesional dan tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kuat, sebagai bangsa Indonesia yang senantiasa menjalankan nilai karakter bangsa berlandaskan budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, sopan santun, toleran, religius, serta bermental gotong-royong karena itu Peran pendidik maupun lembaga yang menghasilkan pendidik menjadi sangat sangat penting
Fokus pembangunan pemerintahan bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kyai Ma'ruf Amin yang kedua ini. pada periode pertama Bapak Joko Widodo memiliki target mempercepat pembangunan infrastruktur. sebagaimana yang telah kita saksikan bersama, pembangunan infrastruktur besar-besaran dan menjangkau seluruh pelosok tanah air Indonesia mulai dari infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat kecil, sampai memang yang dibutuhkan dalam rangka untuk memperkokoh atau mempercepat pembangunan sektor industri.
pada periode kedua ini bapak presiden didampingi oleh bapak wakil presiden dapat di kh Ma'ruf Amin akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. maka rpjmn 2020-2024 mengangkat tema peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan yang berkualitas. Sdm unggul diperlukan untuk memanfaatkan potensi setelah terbangunnya infrastruktur. saya selalu katakan hubungan antara SDM dengan infrastruktur ini adalah ibarat dua sisi mata uang. yang satu sama lain saling memberi makna. Tidak ada uang yang punya nilai kalau salah satu Sisinya tidak ada gambarnya, tidak ada penandanya. karena itu kedua-duanya harus ada penanda baru dia ada nilai. dan itulah SDM dan infrastruktur.
infrastruktur dibangun tanpa ditopang dengan pembangunan SDM yang tangguh maka itu ibarat wudhu tetapi belum salat. Tapi sebaliknya juga kalau hanya SDM saja tanpa infrastruktur itu artinya Salat tapi tidak wudhu. jadi dua-duanya sama-sama tidak punya makna atau tidak sah. karena infrastruktur ini harus segera dibarengi dengan pembangunan SDM, agar punya makna dan itulah yang menjadi gagasan besar dari bapak Presiden Joko Widodo.(FN).
Editor: Famati Ndruru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:19 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:19 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:09 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:47 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 13:23 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 13:22 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 13:22 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 21:41 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 20:11 WIB
Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:30 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 07:48 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 21:21 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 17:08 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 16:48 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 16:31 WIB