Surabaya NAWACITAPOST - Tradisi peringatan tahun wafat seorang tokoh terutama dikalangan muslim biasa disebut dengan 'HAUL'.
Peringatan satu tahunan ini, tujuan utamanya adalah untuk mendoakan ahli kubur (Almarhum atau Almarhumah, red) agar semua amal beserta ibadah yang dilakukannya dapat diterima oleh Allah SWT.
Selain itu, haul biasa diadakan kepada para keluarga yang telah meninggal dunia ataupun para tokoh untuk sekadar mengingat serta meneladani jasa-jasa dan amal baik mereka.
Begitupun yang dilakukan masyarakat di kawasan pesisir pantai kedung Cowek Surabaya, pagi ini Minggu 3 Oktober 2021.
Haul Akbar Waliyulloh Habib Syech Umar Sumbawa (Mbah Sombo) dan KH Hasbullah, menjadi acara tahunan untuk mengenang jasa-jasa tokoh muslim tersebut.
Di peringatan yang ke-86 inipun, tetap dihadiri ratusan orang pengagum saudagar yang turut menyebarkan agama Islam.
Seperti yang lalu, kegiatan Haul Akbar ini di hadiri para tokoh ulama, tokoh masyarakat juga beberapa pejabat pemerintahan dan anggota DPRD Kota Surabaya.
Tentunya, di suasana yang masih pandemi, nampak protokol kesehatan diterapkan secara ketat.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Haul Akbar Fahmi ilmi Mahfudz menjelaskan,“ Kegiatan haul ini sudah berjalan 86 tahun jika dihitung mulai haul mbah (Akbar Waliyulloh Habib Syech Umar Sumbawa) saya, tapi kalau dihitung mulai haul KH Hasbullah, ini yang ke-100 tahun,” ujarnya,
“Insyaallah untuk selanjutnya setiap tahun akan diadakan haul, untuk mengenang jasa-jasa Almarhum dalam memuliakan agama dan negara, " Ungkap Fahmi ilmi kepada jamaah yang hadir.
Kembali hadir dalam gelaran Haul Akbar, H. Budi Leksono Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya menyampaikan, Haul ini Adalah Kegiatan Rutinitas yang diadakan setiap tahun.
" Seperti yang lalu-lalu, Haul Akbar selalu dinantikan para jamaah dan santri dari berbagai kalangan," Budi Leksono.
Bulekz sapaan Budi Leksono mengaperisasi antusias peziarah dan warga yang hadir.
" Biarpun tanpa undangan, antusias hadirin tampak luar biasa, tanpa melanggar protokol kesehatan karena masih di masa pandemi Covid 19," Tuturnya.
Kedepan, Bulekz berharap tempat pesarean Umar Sumbawa (Mbah Sombo) dan KH Hasbullah yang berada di pesisir pantai Kenjeran semakin ditonjolkan sebagai wisata religi sehingga dapat dinikmati secara umum oleh masyarakat luas.
" Hal ini akan banyak memberikan dampak sosial sekaligus memberikan peluang kepada masyarakat sekitar untuk mengangkat perekonomian melalui sentra-sentra kuliner dan UMKM, " Harap Bulekz.
Selain itu, Ia juga mengharapkan agar nantinya makam Mbah Sombo dan KH Hasbullah ini bisa menjadi cagar budaya yang diakui oleh pemerintah Kota, Propinsi maupun Nasional, terlebih mendapat pengakuan dari pemerintahan Sumbawa - Nusa Tenggara Barat.
Sebelumnya, Hadir ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono yang langsung di kediaman Gus Fahmi Ilmi Mafudz, malam menjelang gelaran Haul Akbar. (BNW)
Editor: Elya Yudi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB