Surabaya NAWACITAPOST - Warga Menanggal Gayungan protes pembangunan Trans Icon yang menurut mereka mengganggu ketentraman warga, utamanya aktivitas kerja di malam hari.
Selaku lembaga perwakilan rakyat, Komisi A DPRD kota Surabaya memfasilitasi laporan warga dengan gelaran hearing yang mengundang beberapa pihak terkait diantaranya manajemen Trans Icon dan warga yang mengadukan.
Hearing diruang Komisi A tak berlangsung lama, kira-kira satu jam tanpa menghasilkan titik temu. Pasalnya, belum sempat usai, pimpinan rapat dipanggil oleh ketua DPRD Adi Sutarwijono karena ada hal yang tidak bisa dijelaskan.
Mewakili warga, Aan Ainur Rofik Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Menanggal Kecamatan Gayungan menjelaskan bahwa pembangunan Trans Icon sangat berisik dan berjalan hingga tengah malam.
“Tentu mengganggu warga sekitar, terutama debu, potongan besi jatuh kerumah warga, sumur warga menjadi kering dan kadang mengeluarkan semen dari sumur,” ujarnya, Senin 30 Agustus 2021, usai gelaran hearing di Komisi A.
Aan Ainur Rofik, selaku Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Menanggal Kecamatan Gayungan
Dalam kesempatan itu, Aan merasa kecewa karena rapat dibubarkan tanpa menghasilkan titik temu dan perwakilan dari Trans Icon Walk Out dari rapat hearing. Terjadinya walk out ditengarai saat pimpinan rapat dipanggil oleh ketua DPRD.
“Tadi Bu Ayu (Ketua Komisi A DPRD Surabaya) dipanggil Pimpinan, karena ada tamu dari Polres atau darimana. Dan Bu Ayu kaget saat kembali ke ruang rapat, pihak Trans Icon sudah tidak berada ditempatnya, sehingga dijadwalkan ulang. Pada saat itu saya protes, rapat belum selesai mengapa ditinggalkan?,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sambil menunjukan video keriuhan pembangunan Trans Icon diwaktu malam. Aan mengharapkan, pembangunan Trans Icon pukul 10 malam diberhentikan pembangunannya, serta warga yang berdampak langsung segera mendapat kompensasi.
“Dampak polusi udara yang diterima warga, bisa diberikan jaminan kesehatan, atau yang rumahnya berdekatan, diberikan asuransi properti dan santunan, karena rumahnya yang berdekatan,” timpal Aan.
Aan mengatakan, jika pihaknya akan mengirim surat ke pihak Chairul Tanjung. “Saya ingin mengatakan ke Pak Chairul Tanjung, bahwasannya ‘Namamu sudah bagus di Surabaya, alangkah lebih baiknya juga memperhatikan warganya’,” ujarnya. (BNW)
Editor: Elya Yudi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB