Jumat, 5 Juni 2026

Waket Komisi D DPRD Surabaya Fokus Perjuangkan Keberadaan Anak Yatim Piatu dampak Covid-19

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:16 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Keberadaan anak yatim piatu dampak COVID-19 tetap menjadi fokus perjuangan komisi D DPRD Surabaya.

Wakil ketua komisi D, Ajeng Wira Wati mengungkapkan, perjuangkan program pengasuhan yatim piatu karena covid-19, juga memprioritaskan untuk gizi balita serta perlindungan anak perempuan.

" Saat ini, Komisi D sedang mengawal diadakannya program penanganan covid-19 untuk anak yang orang tuanya yang meninggal di saat Pandemi.
ada data yang terkumpul sekitar 1700 yang akan di outreach oleh DP5A kota surabaya, " Ungkapnya.

"Sangat penting menjamin anak yatim piatu karena covid, pemerintah dipastikan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga datanya harus diperkuat, " Tambah Legislator partai Gerindra, melalui sambungan selularnya, Kamis, 25 Agustus 2021.

Pada hearing dengan DP5A, Dinkes dan Dinsos, Ajeng menyampaikan pentingnya gizi untuk balita apalagi ASI untuk anak usia dibawah 2 tahun.

" Jika ada Bank ASI maka akan lebih bagus," Ungkapnya kembali.

Untuk perlindungan perempuan, Ia juga mengharap tidak hanya disaat pandemi. Jangan sampai ada banyak anak perempuan yatim piatu karena covid-19 yang tereksploitasi negatif sehingga harus ada program pengasuhan yang dievaluasi betul dan memenuhi kebutuhan si anak.

Saat ini, data yang ada didapatkan dari dispendukcapil, dinsos, dinkes. Dari situ, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) sedang menyusun data secara lengkap, baik anak yatim, piatu dan anak yatim piatu warga kota surabaya agar bisa dipetakan untuk intervensi pemerintah yang tepat. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini