Jumat, 24 Juli 2026

Mangkrak Sejak 2015, Luhut Pandjaitan Targetkan Proyek Sodetan Ciliwung Rampung di Tahun 2022

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Jumat, 6 Agustus 2021 | 11:48 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTKunjungan kerja beberapa menteri dan gurbernur DKI Jakarta pada Rabu 04 Agustus 2021 adalah untuk meninjau proyek Sodetan Ciliwung yang belum rampung sejak 2015 lalu. Rencancanya proyek sodetan Ciliwung akan dilanjutkan dari sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT).

Sodetan Ciliwung merupakan solusi yang dicanangkan sejak kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam menanggulangi banjir sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum dan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Namun proyek pembangunan sodetan Ciliwung-KBT yang dimulai pada 18 Februari 2015 dan ditargetkan tuntas pada 2019 lalu terpaksa mandek karena permasalahan lahan milik warga yang membuat pengerjaan terhenti.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, nantinya sodetan tersebut akan mengurangi debit banjir Sungai Ciliwung dengan mengalirkan air sebesar 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur.

"Insya Allah akan mengurangi risiko banjir pada beberapa kawasan di hilir Sungai Ciliwung, misalnya Kampung Melayu dan Manggarai," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (05/08/2021)

Disamping itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan dengan kekurangan 600 meter, proyek Sodetan bakal rampung pada tahun 2022 di kuartal ke-3.

"Jadi sodetan itu tinggal 600 meter lagi kurangnya, kita targetkan dengan Kementerian PUPR dan diharapkan selesai di tahun 2022 di kuartal ketiga, jadi lebih cepat dari target sebelumnya," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Rabu (04/08/2021)

Dalam kunjungannya turut hadir pula Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kemudian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Gurbernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar.

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini