Kamis, 4 Juni 2026

Dukung PPKM Darurat, Vincensius Awey : Tindak Tegas Pelanggar !

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 1 Juli 2021 | 21:51 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Meningkatnya angka positif Covid-19 di Indonesia, khususnya di pulau Jawa dan Bali, memaksa Pemerintahan Jokowi kembali melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun kali ini, pemberlakuan akan lebih diperketat dengan istilah PPKM Darurat dan sudah ditetapkan akan dimulai besok pada 3 sampai 20 Juli 2021.


Beberapa aturan ketat akan diterapkan termasuk jam aktifitas masyarakat dibatasi hingga pukul 20.00 serta penutupan sementara tempat-tempat yang berpotensi adanya kerumunan masyarakat.


Terkait hal ini, politisi Partai NasDem Vincensius Awey mengaku mendukung langkah preventif yang diambil pemerintah Indonesia sudah tepat. Mengingat eskalasi warga yang terpapar semakin tinggi hingga 24.000-an/hari. Bahkan cenderung semakin meningkat.


Bila perlu, menurut Awey sapaannya, penerbangan internasional ataupun transportasi laut yang masuk ke area Indonesia di hentikan sementara, kecuali penumpang yang memiliki ketentuan-ketentuan khusus yang diperbolehkan masuk seperti yang berkaitan langsung dengan usaha sektor esensial dan kritikal (sektor kesehatan, keamanan, industri mamin, dll, red).


Yang penting perlu tindakan ada tindakan tegas bagi pelanggar ketentuan. " Selama ini ketentuan dibuat sudah baik, namun yang terjadi dilapangan adalah banyak toleransi kebijakan. Banyak kelonggaran disana sini, sehingga menjadi tidak tuntas. Jika disana sini ada kelonggaran maka dipastikan tidak akan tuntas. Alhasil kebijakan dari pemerintah akan selalu On Off," ungkap Awey, kepada Nawacitapost melalui sambungan selularnya, Kamis (01/07/21).




Vincensius Awey, Pemerhati masyarakat sekaligus Politisi Partai NasDem

Yang menjadi dilema selama ini adalah antara keselamatan manusia dan atau keselamatan ekonomi. Keduanya, Awey menganggapnya sangat penting dan harusnya tidak dipertentangkan satu sama lainnya. Maka dari itu perlu ada kebijakan yang dapat memperhatikan kedua aspek ini.


Dan langkah-langkah ketentuan PPKM yang dikeluarkan oleh pemerintah dirasa sudah tepat karena sudah memperhatikan kedua aspek tersebut. " Tinggal penindakan tegas harus diambil apabila ada yang melanggar ketentuan agar ada efek jera," ucapnya.


Anggota DPRD kota Surabaya periode 2014 - 2019 ini berharap, masyarakat tidak semata-mata hanya mengandalkan kebijakan pemerintah dalam memerangi penyebaran covid 19 ini. Namun masyarakat wajib pro aktif mendukungnya karena yang bisa menyelamatkan kita semua dari penyebaran ini adalah diri kita sendiri.


" Negara ini tidak hanya milik pemerintah. Ini milik kita semua. Maka dari itu mari kita ikut ambil bagian menyelamatkan bangsa dan negara ini dengan didahului menyelamatkan diri kita masing-masing dari ancaman covid 19. Masyarakat harus disiplin dan patuh pada kebijakan yang sudah dikeluarkan dalam rangka menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan, baik keterpurukan ekonomi maupun jatuhnya korban yang semakin banyak," pesannya.


Ia kembali mengingatkan, yang sangat perlu disorot adalah para aparatur penindak pelanggar kebijakan dilapangan jangan sampai "bermain mata" dengan para pelanggar kebijakan. Kalau semua itu tidak dilandasi kesadaran bagi semua pihak atau bahkan hanya mengejar kepentingan semata maka sebagus apapun kebijakan yang ada untuk menahan laju penyebaran Covid-19 menjadi sia-sia belaka.


" Sadarlah, bangsa kita maupun dunia sedang mengalami keterpurukan yang cukup dalam semenjak kehadiran covid-19 ini. Apabila tidak kita sadari bersama maka kedepannya akan semakin mengancam segala aspek kehidupan kita sebagai manusia yang berbangsa dan bernegara," tandas Awey. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini