Kamis, 4 Juni 2026

Carut-Marut,Fasilitas Jak Lingko DKI Jakarta di Lapangan Diduga Bermasalah

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 17 Juni 2021 | 14:55 WIB
Jakarta,NAWACITAPOST- Selama Kurang lebih 3 tahun Program Jak Lingko ini di gulirkan Pemerintah DKI (sebelumnya bernama OK-Otrip), namun dalam perjalanan banyak kendala dan permasalahan yang sampai saat ini belum diperbaiki Pertama dan yang paling penting adalah PT. Tranjakarta, tbk.

 

Sementara itu, banyak pihak-pihak yang diduga dirugikan karena masalah tersebut.

 

Informasi yang dihimpun Nawacitapost, adanya persoalan yang terjadi.Diantaranya mengenai pengendapan atau terminal akhir dari kendaraan Jak Lingko dimasing-masing trayek, bus stop yang tata letaknya tidak sesuai dan mengganggu pengguna jalan lain.

Hanya di catat 1 Petugas dan Tempat Pengendapan Jak Lingko Tidak layak

 

Sementara itu, adanya titik pengendapan untuk pencatatan kilometer oleh petugas Transjakarta dilapangan yang jauh dari kata layak jika kita melihat besaran anggaran yang diturunkan dari APBD.

Pengendapan Jak 56 & Jak 53

Dalam hal ini, pengendapan di masing-masing trayek Jak Lingko masih banyak yang sangat mengganggu pengguna jalan lain.

 

“Contoh pengendapan Jak 42 jurusan Pondok Kelapa Kampung Melayu, dimana titik pengendapan yang berada di Pondok Kelapa, tepat ditengah taman tidak jauh dari TPU Pondok Kelapa,” kata Sumber yang tidak mau disebut namanya kepada Nawacitapost, Kamis (17/6).

-
Pengendapan Jak 51 di pasar jabon. Di tengah pasar & fasilitas kalah rusak, banyak ranjau paku. Karena pengendapan di tempat buangan puing

Selain itu, permasalah lainnya yang terjadi adalah,posisi pengendapan tidak dapat dikatakan layak, karena jika jam sibuk, jalan tersebut macet dan menjadi semerawut.

 

Sementara karena posisi tempat pengendapan yang berada ditaman dan petugas pencatat yabg juga berada ditaman tersebut kurang peduli saat terjadi kemacetan. Karena terlalu banyak mobil Jak Lingko yang parkir.

 

Bahkan,diduga pengendapan di Grogol juga terdapat kejanggalan. Menurut dia, terdapat bahwa angkot Jak Lingko yaitu, Jak 56 Jurusan Grogol Srengseng dan Jak 53 Grogol Pos Pengumben via Slipi Jaya dalam pelaksanaannya hanya di tangani 1 petugas pencatat kilometer dari Transjakarta. Padahal seharusnya ada 2 orang petugas pencatat kilometer dari Transjakarta.

 

Kemudian, terjadi kejanggalan lainnya yaitu,untuk pengendapan di Srengseng, Jakarta Barat sudah beberapa bulan ditiadakan, dalam hal ini para pramudi sangat dirugikan pada saat ingin istirahat makan siang atau istirahat Sholat harus menyelesaikan dulu satu ritase.

 

Kenapa bisa seperti ini?Apakah dalam rangka pemangkasan anggaran? Jika kita melihat dari sisi pengendapan hampir disemua pengendapan tidak layak. Hanya di beberapa terminal besar yang rapi dan agak tertata. Contoh diterminal Kampung Melayu, Tanah Abang masih dapat dikatakan layak.

 

“Namun jika kita melihat di terminal Grogol, Terminal Kalideres, dan banyak dipengendapan sangat tidak layak, dimana selain unit lingko terparkir liar dipinggir jalan tendatendanya pun sangat tidak layak, dapat kita lihat pada saat hujan atau angin, petugas dan pramudi banyak berlarian ke tempat yang aman dari angin maupun hujan. Bahkan beberapa pengendapan menumpang di warung,” ujarnya.

 

Tak hanya itu etika yang kurang baik juga dilihatkan oleh para petugas pencatat kilometer dengan pramudi Jak Lingko  saat pihak petugas memanggil pramudi tanpa ada rasa hormat kepada pramudi yang lebih tua.

 

Di sisi lain tumpang tindih hirarki petugas yang ternyata dilapangan hanya ada petugas pencatat kilometer, sementar Pengendali Jalur, koordinator lapangan, atau bahkan koordinator wilayah jarang sekali hadir. Sehingga jika terjadi Laka lantas atau Pramudi dianiaya pengendara lain saat operasi tidak dapat pendampingan yang pantas dan wajar. Bahkan banyak kasus di banyak trayek Jak Lingko Pramudi berjuang sendiri dalam menghadapi masalah di lapangan tanpa pendampingan hukum.

 

 

Berikut rute Jak Lingko saat ini:

JAK 1 : Tanjung Priok - Plumpang

JAK 2 : Duren Sawit - Kampung Melayu

JAK 3 : Lebak Bulus - Pondok Labu

JAK 4 : Grogol - Jembatan Dua

JAK 5 : Semper - Rorotan via Rusun Nagrak

JAK 6 : Kampung Rambutan - Pondok Gede

JAK 7 : Tanah Abang - Tawakal

JAK 8 : Roxy - Benhil via Tanah Abang

JAK 9 : Roxy Mas - Karet

JAK 10 : Tanah Abang - Kota

JAK 10A : Gondangdia-Salemba-Cikini

JAK 10B : Gondangdia-Kramat-Cikini

JAK 11 : Tanah Abang - Kebayoran Lama

JAK 12 : Tanah Abang - Kebayoran Lama via Pos Pengumben

JAK 13 : Tanah Abang - Kota Intan via Jembatan Lima

JAK 14 : Tanah Abang - Meruya

JAK 15 : Tanjung Priok - Rusun Marunda

JAK 16 : PGC - Condet

JAK 17 : Pulogadung - Senen

JAK 18 : Stasiun Duren Kalibata - Kuningan

JAK 19 : Pinang Ranti - Setu

JAK 20 : Lubang Buaya - Cawang UKI

JAK 21 : PGC - Dwikora

JAK 22 : Penas Kalimalang - Dwikora

JAK 24 : Senen - Pulogadung via Kelapa Gading

JAK 25 : Kalisari - Pasar Rebo

JAK 26 : Rawamangun - Duren Sawit

JAK 27 : Pulogebang - Rorotan

JAK 28 : Taman Wiladatika - Pasar Rebo

JAK 29 : Tanjung Priok - Sukapura

JAK 30 : Grogol - Meruya

JAK 31 : Pondok Labu - Blok M

JAK 32 : Petukangan - Lebak Bulus

JAK 33 : Pulogadung - Kota

JAK 34 : Rawamangun - Klender

JAK 35 : Rawamangun - Pangkalan Jati

JAK 36 : Cilangkap - Cililitan

JAK 37 : Cililitan - Condet via Kayu Manis

JAK 38 : Bulak Ringin - Kampung Rambutan

JAK 39 : Duren Sawit - Kalimalang

JAK 40 : Pulogebang - Taman Harapan Baru

JAK 41 : Kampung Melayu - Pulogadung

JAK 42 : Kampung Melayu - Pondok Kelapa

JAK 43 : Tongtek - Cililitan

JAK 44 : Andara - Lenteng Agung

JAK 45 : Lebak Bulus - Ragunan

JAK 47 : Ciganjur - Terminal Pasar Minggu

JAK 49 : Lebak Bulus - Cipulir

JAK 50 : Kalideres - Puri Kembangan

JAK 51 : Taman Kota - Budi Luhur

JAK 52 : Kalideres - Muara Angke

JAK 53 : Grogol - Pos Pengumben Via Slipi Jaya

JAK 54 : Grogol - Benhil

JAK 56 : Grogol - Srengseng

JAK 58 : Cilincing - Rorotan via Rusun Rorotan

JAK 59 : Rawamangun - Rawa Sengon

JAK 60 : Kelapa Gading - Rusun Kemayoran

JAK 61 : Pulogadung - Cempaka Putih

JAK 64 : Lenteng Agung - Aseli

JAK 71 : Kampung Rambutan - Pinang Ranti

JAK 72 : Kampung Rambutan - Pasar Rebo

JAK 73 : Jambore Cibubur - Pasar Rebo

JAK 74 : Rawamangun - Cipinang Muara

JAK 75 : Kampung Pulo - Halim via Cililitan

JAK 77 : Tanjung Priok - Jembatan Hitam - BMW

JAK 80 : Rawa Buaya - Rawa Kompeni

JAK 84 : Kampung Melayu - Kapin Raya

JAK 85 : Bintara - Cipinang Indah

JAK 88 : Tanjung Priok - Ancol Barat

JAK 112 : Pulogadung - Tanah Merah

JAK 117 : Tanjung Priok - Tanah Merdeka

Rute yang akan datang[7]    Sunting

JAK 57 Tanjung Priok - Kalibaru

JAK 62 Manggarai - Rawamangun

JAK 63 Kramat Sentiong - Pasar Genjing

JAK 65 Lebak Bulus - Pondok Aren

JAK 66 Mardani - Cempaka Mas

JAK 67 Senen - Manggarai

JAK 69 Juanda - Mangga Besar

JAK 70 Thamrin City - Kwitang

JAK 78 Grogol - Rawa Buaya

JAK 79 Grogol - Cengkareng

JAK 83 Kampung Melayu - Pondok Gede

JAK 86 Pulogadung - Rawamangun - Kampung Melayu

JAK 87 Tanjung Priok - Sunter

JAK 89 Tanjung Priok - Kota

JAK 90 Sunter Permai - Tanjung Priok

JAK 93 Jeruk Purut - Kebayoran Lama

JAK 94 Pasar Minggu - Kemuning Dalam

JAK 95 Pasar Minggu - Lebak Bulus

JAK 96 Adam Malik - Joglo

JAK 97 Stasiun Depok Baru - Lebak Bulus

JAK 98 Cililitan - Munjul

JAK 99 Pulogadung - Lampiri

JAK.100 Pulo Gebang – Pulogadung

(Tim Lipsus Nawacitaost)

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini