Baca Juga : Guna Percepatan Penanganan Covid-19, Forkopimda Pemprov Riau Tinjau Vaksinasi Gotong Royong PT RAPP di Kecamatan Pangkalan Kerinci
Sedikitnya 7 Perusahaan yang dipanggil dalam persoalan kerusakan Jalan Poros tersebut yakni PT Sari Lembah Subur (SLS), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Inti Indo Sawit (IIS), PT Gandahera Hendana Plantation, PT CAS, PT Mekar Alam Lestari (MAL) dan PT Arara Abadi.
Empat (4) Kecamatan yang menjadikan Jalan Poros tersebut sebagai urat nadi dalam akses keberlangsungan peningkatan Perekonomian yang diantaranya, Kecamatan Ukui, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kecamatan Kerumutan, Kecamatan Bandar Petalangan dan Kecamatan Teluk Meranti.
Hal ini, dijelaskan Bupati H.Zukri Misran dalam konfirmasi media ini, diruang kerjanya di lantai II Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (15/6/2021).
Ketua DPD I PDIP Riau ini menerangkan telah memanggil 7 perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. "Benar, tujuan kita memanggil 7 perusahaan itu agar berpartisipasi membantu membangun jalan yang sudah rusak itu. Sebab, Jalan yang bakal kita bangun itu sudah dinikmati perusahaan," jelasnya.
Menurutnya, perusahaan yang sudah beroparasi selama puluhan tahun di daerah ini, wajib memberikan kontribusi pembangunan bagi daerah kabupaten pelalawan.
Dalam keterangannya, Bupati Zukri telah menekankan kepada PT SLS untuk membangun Jalan Sepanjang 9 KM dan harus dituntaskan selama 3 Tahun. "Ya, kita minta realisasi oleh PT SLS untuk memulainya Tahun 2022,2023 dan 2024," terangnya.
Sementara itu juga, Bupati H. Zukri menyampaikan, untuk PHE diminta untuk membangun jalan sepanjang 14 KM dan harus tuntas selama tiga tahun. "Benar, PT SLS dan PHE akan melakukan peningkatan jalan poros Ukui-Kerumutan dan beberapa akses jalan masyarakat lainnya," tegasnya.
Kemudian, untuk PT IIS di minta peningkatan jalan antar desa di Kecamatan Ukui sepanjang 10 KM dan harus tuntas selama dua tahun dimulai dari tahun 2022 dan 2023.
Selanjutnya, PT Gandahera Hendana Plantation, diminta melakukan pembangunan jalan sepanjang 3,5 Km.
PT MAL diminta untuk membangun jalan sepanjang 6,7 KM serta PT Arara Abadi diminta untuk peningkatan jalan sorek satu-betung sepanjang 4 KM.
Mengenai PT CAS, kata Bupati Zukri, masih belum karena dipending untuk sementara. Masalahnya ada pembahasan khusus terkait kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan dan Pemda.
Bupati H Zukri juga menerangkan dalam pertemuan 7 perusahaan itu dihadiri Sekdakab Tengku Mukhlis, Kepala Bappeda Ir.M. Syahrul Syarif, Perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Ukui Amri Juharza, Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin, Camat Bandar Petalangan Mukhtarius, Camat Kerumutan Husnizal.
(Yulianus Halawa)