Foto : Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Sigit mengungkapkan. Diluncurkannya Hotline dengan nomor tunggal berskala nasional itu, masyarakat diharapkan bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan dari Kepolisian. Layaknya memesan makanan Pizza. "Hotline nomor layanan polisi 110 merupakan upaya untuk mempermudah akses masyarakat dan mempercepat respon Polri ketika dibutuhkan masyarakat. Diharapkan ke depan masyarakat mendapat pelayanan Polri semudah memesan pizza," katanya dalam sambutannya.
BACA JUGA: Rentetan Kasus Anak Hilang di Kepni, Kepolisian Tidak Peduli?
Sigit berharap. Melalui Hotline 110, masyarakat benar - benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan dapat melakukan sharing informasi. Selain itu, dia menekankan kepada seluruh Kasatwil. Agar mengoptimalkan perawatan, pemeliharaan perangkat layanan, meningkatkan sumber daya manusia yang mengawasi dan meningkatkan pengawasan serta pengendalian tata kelola operasionalnya.
BACA JUGA: Sama – Sama Jenderal Purnawirawan Panglima TNI, Moeldoko Tegas, Gatot Plin Plan?
"Kembangkan layanan polisi 110 yang terintegrasi dengan aplikasi lain Binmas Online System, Polisiku, dan lain. Sehingga dapat menjadi alert bagi anggota di lapangan. Agar segera merespon informasi dari masyarakat," tutur Sigit. Tak hanya itu, dia menyebut. Diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan 110 melalui penambahan jumlah operator pada tingkat Polres dan Polda. Sehingga tidak ada panggilan masyarakat yang tidak terlayani.
-
"Segera tangani kendala - kendala teknis. Sehingga implementasi nomor layanan polisi 110 dapat diperluas ke seluruh masyarakat. Sosialisasikan penggunaan nomor layanan polisi 110 ini melalui jajaran Divhumas Polri, Polda dan Polres kepada masyarakat dan personel. Agar layanan ini dapat berfungsi secara optimal,” ungkap Sigit. Dia juga menegaskan soal kepastian keamanan data jangan sampai terjadi kebocoran informasi. Layanan polisi 110 ini juga merupakan salah satu dari program prioritas Kapolri. Dan dalam hari 100 kerja berjalan, Sigit telah mewujudkan pelayanan tersebut.
-
Perangkat Hotline 110 sendiri saat ini tercatat sudah ada di 420 titik. Yakni satu di Mabes Polri, 32 Polda jajaran, dan 387 Mapolres dan Mapolresta. Pelayanan itu gratis bagi masyarakat yang membutuhan respon dari aparat. "Menekankan upaya pendekatan pemolisian yang Prediktif dengan harapan membangun kejelasan," ujar mantan Kapolda Banten itu. Dalam peluncuran, dihadiri juga oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika Kemenkominfo, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur dam Pengawasan Kemenpan, Direktur Utama PT. Telkom Indonesia, Gubernur Jabar beserta Forkopimda Jabar, Para Kapolda, Pangdam dan Gubernur serta para Direktur/Gm Penyedia Jasa Telekomunikasi. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)