Kamis, 4 Juni 2026

Halal Bihalal Paguyuban Merah Putih Kalimantan Barat

Photo Author
Famati Ndruru, Nawacita Post
- Jumat, 21 Mei 2021 | 07:53 WIB
PONTIANAK, NawacitaPost - Kondusifitas suatu daerah akan tercipta dari bersatu dan saling toleransinya antara etnis yang ada di daerah tersebut.

Hal itu nampaknya berlaku di daerah Kalimantan Barat, dimana ketika Pemilu maupun Pilkada Kalbar termasuk daerah yang sangat rawan dengan konflik dan dalam posisi pemantauan tingkat satu.

Hotel Orchard Gajahmada Pontianak, sebagai saksi bisu dari terciptanya kondusifitas antara etnis, kesejukan, dimana berkumpul para tokoh titp-tiap pengurus organisasi sejumlah etnis yang ada di Kalimantan Barat.

Tampak disitu mewakili suku Dayak Jakius Sinyol Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat, H. Sukiryanto ketua Peguyuban Madura, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Prof. Chairil Effendi, Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kalimantan Barat Veronika Aguslina Manao, dan sejumlah tokoh-tokoh dan Ketua Paguyuban di Kalimantan barat.

Dalam agenda tersebut hadir wakil dari 22 (dua puluh dua) etnis yang tergabung didalam organisasi Paguyuban Merah Putih atau di singkat PMP, membahas pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat PMP yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 mei 2021 di Qubu Resort Kubu Raya.

Agenda pelantikan tersebut juga akan menggundang Gubernur Kalbar Sutarmiji sebagai tamu VVIP yang akan menyaksikan dan melantik langsung para pengurus PMP.

Didalam pelaksanan tersebut, terkait kondisi saat ini tentunya jumlah peserta akan dibatasi, hal itu dilakukan untuk meminimalisir penularan covid-19 yang sedang gencar di laksanakan di seluruh sektor di Kalimantan Barat Khususnya.

Akan tetapi hal ini tidak akan mengurangi khidmat dari pelaksanan kegiatan tersebut.
Menurut salah satu panitia, dalam acara tersebut akan di tampilkan 22 penari yang akan menampilkan tarian dari 22 etnis yang tergabung didalam PMP yang mana mempresentasikan keberagaman di Kalimantan Barat. Dan berharap menjadi sorotan khusus agar keharmonisan terjaga di masyarakat.(Red)

Editor: Famati Ndruru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini