Jumat, 5 Juni 2026

Pondok Pesantren Al Quraniy Azzadiy Solo Minta Polri Perangi Hoaks dan Kabar Bohong

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Jumat, 30 April 2021 | 23:30 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Pengasuh Pondok Pesantren Al Quraniy Azzayadiy Solo, KH Abdul Karim meminta. Agar Polri terus melakukan aksi memerangi hoaks dan kabar bohong. Menurutnya, kejahatan itu menjadi penyebab perpecahan dalam masyarakat. Hal itu disampaikan saat menerima peserta didik Sekolah Staf Pimpinan (Sespimti) Dikreg 30 tahun 2021 di pesantrennya, pada (30/04/2021).
BACA JUGA: Hilarius Duha dan Firman Giawa Resmi Kepala Daerah Nias Selatan, Pegiat Organisasi Minta Fokus Isu Besar

"Hoaks harus ditindak tegas dan ditangani secara serius," kata Abdul Karim. Menurutnya, kabar bohong akan semakin membesar dan menyebar luas jika dibiarkan. Dia pun menyebut. Bahwa kabar bohong seringkali membuat masyarakat resah dan bisa menjadi pemecah belah persatuan. Kabar itu akan mudah meluas lantaran masyarakat banyak yang membagikannya tanpa melakukan verifikasi. "Yang harus berada paling depan menangani adalah Polri dengan dibantu TNI," pungkasnya.
BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin

Dalam acara tersebut, para peserta didik Sespimti menyerahkan 200 paket sembako untuk pesantren. Selain di Pesantren Al Quraniy Azzayadiy, mereka juga memberikan bantuan serupa untuk Yayasan Lentera serta Pertuni. Salah satu peserta didik Sespimti, Kombes Pol. Andy Rifai mengatakan. Bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat. Menurutnya, mereka mengisi kegiatan pendidikannya itu dengan berbagi dan bertemu masyarakat. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini