BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin
"Ada Lekagak di sana, sekitar 70an (anggotanya) dengan 28 senjata api, dari kontak tembak itu mereka mundur. Saat evakuasi tiga korban (Brimob) kita dapat posisi mereka. Mudah-mudahan bisa segera kami temukan kelompok Telenggen. Kami sudah konsentrasi betul dalam beberapa hari terakhir untuk mengejar KKB," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, di Jayapura, pada (28/04/2021). Kontak senjata antara kedua pihak sendiri berlangsung cukup panjang, 8 jam. Dia mengatakan dalam kontak senjata itu, KKB juga disebut berusaha menembaki helikopter.
BACA JUGA: Hilarius Duha dan Firman Giawa Resmi Kepala Daerah Nias Selatan, Pegiat Organisasi Minta Fokus Isu Besar
"Kontak senjata cukup panjang, dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, sekitar 8 jam. Personel kami terus mengejar hingga jarak 1,6 kilometer," ujar Kamal. Dalam kejadian tersebut, tiga anggota Brimob terkena tembakan. Satu diantaranya gugur. Sementara, polisi mengklaim telah menewaskan sembilan anggota KKB. Dia memastikan. Bahwa aparat keamanan akan tetap mengejar KKB yang terus melakukan aksi kriminal bersenjata dan telah membuat jatuhnya korban jiwa cukup banyak. Menurutnya, kini KKB akan terus terdesak karena diyakini logistik mereka akan segera habis. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)