GUNUNG SITOLI, NawacitaPost - Dalam rangka mendukung penyelenggaraan program Tol Laut yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Direktorat jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan tujuan untuk mewujudkan konektivitas laut secara efektif dan efisien.
foto Kopra di salah satu gudang di kepulauan Nias
Kapal tol laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal guna meningkatkan kelancaran distribusi komoditas dan mengurangi disparitas harga antar daerah terlebih-lebi didaerah Tertinggal, Terpencil, Terluar seperti Kepulauan Nias serta meningkatkan investasi daerah khususnya untuk peningkatan nilai tambah sebagai muatan balik guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.
Saat ini Kantor KSOP Gunungsitoli melakukan kerja keras dengan turun langsung kelapangan untuk melakukan kolaborasi dan sinergitas ke seluruh instansi terkait yakni Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Perhubungan diwilayah Pemda/Pemko Se-Kepulauan Nias.
Sekaligus melakukan sosialisasi langsung kelapangan kepada pelaku usaha atau pengusaha diwilayah Se-Kepulauan Nias tentang Pemanfaatan Kapal Tol laut yang biaya pengangkutan jauh lebih murah dan efisien serta memiliki rencana pola trayek yang linier dan tersistematis.
Dengan adanya jaringan trayek kapal tol laut ke Kepulauan Nias melalui Pelabuhan Gunungsitoli, itu sangat membantu masyarakat memperoleh komoditas barang serta mengurangi disparitas harga.
Sehingga masyarakat dapat merasakan harga barang yang terjangkau dan memperoleh pemerataan barang secara memadai termasuk bahan bangunan, guna mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur.
Begitu juga bila dimanfaatkan dengan baik pengiriman barang (muatan balik) melalui kapal Tol laut seperti Kopra, Karet, Coklat, Pinang, Pisang, kelapa muda, hasil perikanan dan Pertanian sehingga dapat membantu masyarakat melalui pelaku usaha atau pengusaha untuk membuka akses link pasar baru baik di Pulau Sumatera maupun dipulau Jawa.
Masyarakat atau pelaku usaha berharap Pemerintah dapat mewujudkan trayek kapal tol laut ke Kepulauan Nias dengan Rute Gunungsitoli - Sibolga - Teluk Bayur - Tanjung Priok, atau sebaliknya, serta memiliki jadwal yang pasti minimal 2 kali dalam sebulan sehingga memudahkan masyarakat atau pelaku usaha untuk mengirim komoditas barang maupun hasil alam keluar dari kepulauan Nias, sehingga terwujudnya kesejahteraan pada masyarakat dan terealisasinya sila ke V Pancasila "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia".(Red)
Editor: Famati Ndruru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB