Kamis, 4 Juni 2026

Reses di Dk. Menanggal, Tjutjuk Supariono Jelaskan Kronologis data BST

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Sabtu, 13 Februari 2021 | 12:16 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Anggota Komisi D DPRD Surabaya Tjutjuk Supariono kembali menggelar jaring aspirasi masyarakat dalam agenda Reses anggota dewan.


Dalam Reses pertama ditahun 2021, Tjutjuk berkesempatan mengunjungi warga RW05 kel. Dukuh Menanggal - Gayungan. Reses dilakukan secara tatap muka sebagian warga dan lainnya menggunakan metode Virtual untuk menghindari kerumunan banyak orang.


Kepada masyarakat, Tjutjuk memaparkan kinerjanya selama menjabat sebagai anggota Komisi D urusan Kesejahteraan Rakyat khususnya dalam bidang sosial, pendidikan dan kesehatan.


Selama menjabat, Ia pun mengaku selalu memberikan laporan melalui Instagram (IG) sebagai bentuk pertanggung jawabannya kepada masyarakat.




Daring Tjutjuk Supariono anggota Komisi D DPRD Surabaya saat gelaran Reses di wilayah Dukuh Menanggal, Jumat (12/2/21)

 

Di kesempatan itu, Tjutjuk juga menjelaskan perihal data penerima BST (Bantuan Sosial Tunai) yang banyak menimbulkan masalah di masyarakat. Menurut sepengetahuannya, data yang telah dikumpulkan susah payah oleh RT dan RW tidak digunakan sebagai acuan kementrian sosial pada waktu itu. " Kemensos menggunakan data 5 tahun yang lalu, maka itu banyak warga yang sudah mampu masih mendapatkan BST. Namun yang menjadi masalah adalah warga yang saat ini tidak mampu malah tidak mendapat apa-apa," ujarnya, Jumat (12/2/21)


Waktu itu, lanjutnya, Walikota Risma bersama Dinas Sosial Surabaya sudah ke Jakarta untuk mengklarifikasi hal tersebut, " Mudah-mudahan di era bu Risma menjadi Mensos, masalah data tersebut bisa cepat teratasi," kata Tjutjuk.


Selain itu, Tjutjuk juga menampung beberapa pertanyaan warga seperti masalah kesehatan dan pendidikan via-daring. Termasuk terkait akan beroperasinya rumah sakit Covid Siloam di wilayah kelurahan Dukuh Menanggal. " Itu termasuk bidang saya di komisi D, semua keluhan warga mongoo bisa disampaikan ke saya," catatnya.


" Semua yang menjadi aspirasi warga akan kita tuangkan dalam Pokir (Pokok pikiran) agar dapat diparipurnakan bersama Pemerintah kota dan segera difikirkan solusinya," tandas Tjutjuk. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini