Blitar, NAWACITAPOST - Pembangunan infrastruktur merupakan poin penting dalam percepatan proses Pembangunan Nasional. Infrastruktur mempunyai peranan penting sebagai salah satu roda pengerak pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh pembangunan infrastruktur transportasi jalan dan jembatan. Kinerja keras Pemerintah Kabupaten Blitar patut diacungi jempol. Dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bina Marga terus melakukan upaya - upaya pembangunan. Salah satunya jalan dan jembatan.
BACA JUGA: Idealisman Dachi Maksa Menguasai Mobil Dinas?
Jembatan dan jalan merupakan sarana dan prasarana yang sangat vital bagi kegiatan masyarakat secara makro. Maka perlu diberikan perawatan jalan dan jembatan agar lancarnya roda perekonomian dan aktifitas masyarakat. Dinas PUPR Kabupaten Blitar mendukung penuh program-program pembangunan demi kemajuan pembangunan daerah. Agar kian merata dan tercapainya kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Tjahjo Kumolo, Sang Menteri Pujangga Puitis, Kolektor Barang Antik, Doyan Daging Kambing
Dinas PUPR Kabupaten Blitar tahun 2020 mengerjakan pembangunan oprit dan sayap jembatan Sp. Ngembul-Ngadri (Gumuyu) Kecamatan Binangun. Yang mana merupakan proyek rehabilitasi jembatan Sp. Ngembul-Ngadri (Gumuyu). Saat dikonfirmasi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Nanang Adi mengatakan. “Konstruksi yang digunakan adalah pasangan batu dengan oprit jalan berupa beton dan hotmix,” jelasnya pada 21/10/2020.
Foto : Pembangunan Oprit dan Sayap Jembatan Sp. Ngembul - Ngadri
Lanjut Nanang menjelaskan. “Pembangunan jembatan Sp. Ngembul - Ngadri akan membawa dampak yang baik terhadap roda perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat. Jembatan ini merupakan jalur penghubung antara 2 kecamatan dan desa. Yaitu Desa Ngembul Kecamatan Binangun dan Desa Ngadri - Jugo Kecamatan Kesamben. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses mobilitas warga Kecamatan Binangun dan sekitarnya,” lanjutnya.
BACA JUGA: Tommy Soeharto Menggugat, Yasonna Yakin Sudah Benar
“Sebagai jalur penghubung antar kecamatan dan desa juga sebagai jalur ekomoni masyarakat yang akan melintas. Lalu juga sebagai kelancaran lalu lintas dan akses pendidikan. Semua ini guna memperlancar pengguna jalan umum dan meningkatkan perekonomian warga masyarakat yang akan menjual hasil pertanian desa tersebut,” pungkas Nanang.(fm/kmf)
BACA JUGA: Yasonna Laoly Bangga Produk Narapidana, Diminta Daftarkan ke Ditjen HKI
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB