Jumat, 5 Juni 2026

Diisukan Meninggal, Satu Mahasiswa Korban Aksi Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau Dalam Kondisi Baik

Photo Author
Administrator, Nawacita Post
- Senin, 12 Oktober 2020 | 22:47 WIB
SIAK, NAWACITAPOST.COM -  Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya bersama Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dan Kabid Dokes Polda Riau dr Prio Kuncoro kunjungi RS Awal Bross yang berlokasi di jalan HR Soebrantas Pekanbaru. memastikan terkait isu terdapat salah satu korban meninggal pada aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.



dirumah sakit tersebut terdapat satu pasien dari mahasiswa yang diisukan telah meninggal lalu Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan RS  tersebut  Dodi Wahyudi (24) tengah dirawat yang menjadi korban saat aksi tolak Omnibus Law di DPRD Riau Kamis (08/10) lalu. Saat itu korban  mengalami luka dan pendarahan pada bagian wajah.

"Tadi kita sempat ngobrol dengan Dodi, Ia menceritakan bahwa skala itu dia terjatuh. Kondisinya sudah baik dan bisa komunikasi dengan jelas," tuturnya.

"Memang saat ini masih dalam perawatan guna pemulihan," tambahnya.

Sementara di jelaskan oleh Dr Caca yang mewakili RS Awal Bross mengatakan Dodi mendapatkan penanganan yang baik. Dimana Ia ditangani oleh Dokter spesialis mata dan THT sesuai kebutuhan pasien.

"Kita sudah lakukan perawatan dan pendampingan dengan baik. Saat ini kondisinya sudah baik," terangnya.

Kemudian, Kabid DoKes Polda Riau, dr Prio Kuncoro mengungkapkan sebelum ke RS Awal Bros, Pasien sempat dirawat di RS Mesra yang beroperasi di jalan Pasir Putih. Di sana pasien mendapatkan perawatan pembersihan luka dan pemberian oksigen lalu kemudian dirujuk ke RS awal Bros itu.

"Benar, saat ini kondisinya sangat baik," tuturnya.

Sementara, terkait pembiayaan Prio mengatakan pihaknya akan mengupayakan bantuan semaksimal mungkin sesuai arahan dari Kapolda Riau.

"Kita akan upayakan semaksimal mungkin, sehingga keluarga teringankan," tandasnya.

Reporter : sokhiaro Halawa

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini