Adi mengatakan, realisasi 27,7 persen dari pagu menunjukkan langkah kerja sama untuk memastikan Kecepatan akurat dan akuntabel.
Baca Juga : IKN Cabang Pkl Kerinci Gelar Muscab, Romanus Telaumbanua Kembali Pimpin IKN Cabang Periode 2020-2024
Jika dirinci kata dia , realisasi program PEN terdiri dari anggaran kesehatan sebesar Rp 12,3 triliun dari pagu Rp 87,5 triliun. Sementara untuk perlindungan sosial, realisasinya mencapai Rp 101,06 triliun dan untuk sektoral Kementerian Lembaga atau K/L dan Pemerintah Daerah baru mencapai Rp 14,91 triliun. Sementara itu, untuk program insentif usaha dalam PEN mencapai Rp 17,23 triliun. Kemudian realisasi anggaran dukungan untuk UMKM adalah Rp 47,03 triliun dan terakhir pembiayaan korporasi belum ada yang terealisasi.
Sebelumnya, realisasi anggaran dukungan untuk UMKM baru Rp 44,63 triliun atau 37,2 persen dari pagu Rp 123,47 triliun. Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto menyebut Pemerintah tidak benar-benar serius dalam memberikan terobosan penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk UMKM yang hingga kini baru 37,2 persen.