Kamis, 4 Juni 2026

Sambangi Rumah Besar Ono Niha, Disambut Baik Sejumlah Tomas Asal Nias Pelalawan

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Jumat, 21 Agustus 2020 | 00:01 WIB
Pelalawan, NAWACITAPOST - Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko,S.Ik melakukan kunjungan silaturahmi. Yaitu dengan tokoh - tokoh masyarakat asal Nias Pelalawan. Bertempat di rumah besar Ono Niha. Bertempat di jalan Abdul Djalil, kecamatan Pkl Kerinci, 19 Agustus 2020. Kunjungan silaturahmi disambut baik oleh Sekhiatulo Laia dan Ny.Militina Laia selaku tuan rumah dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Pelalawan, Drs Sozifao Hia,M.Si, Ketua DPC Himni Pelalawan Samazasa Ndruru, Ketua DPD IKNR Pelalawan Yulianus Halawa, Praeses Resosrt 60 BNKP Efrata Pkl Kerinci Pdt.Martinus Gulo, S.Th, Sekretaris Umum IKN Drs. Firman Zalukhu, S.Sos, M.Si, Olani Zebua SE, Sadarman Laia, SH,MH dan Aris Baene, S.Pd. Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipandu oleh Martinus Gulo, STh. Selanjutnya, pemaparan adat istiadat masyarakat asal Nias melalui Sekapur Sirih (Fangowai). Dipandu Samazasa Ndruru selaku tokoh adat asal Nias Pelalawan. Penyampaian sepatah kata dari Sekhiatulo Laia (tuan rumah). Setelahnya, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Drs. Sozifao Hia, M.Si. Sekaligus pula dilakukan penyerahan cinderamata oleh Ny. Barasi Solomasi Sitehongo (Militina Laia) didampingi oleh Ny. Dra. Sadar Ati Hia kepada Kapolres Pelalawan. Talabu Balo Sitehongo yang dikenal dengan panggilan akrabnya "TALABU" mengucapkan terima kasih. Yaitu kepada AKBP Indra Wijatmiko,S.Ik selaku Kapolres Pelalawan yang telah berkunjung di kediamannya. Kehadiran Kapolres di rumah besar Ono Niha menjadi kebanggaan terbesar bagi secara khusus selaku tuan rumah. Terutama dalam mengeratkan hubungan adaptasi kepada Polri di Polres Pelalawan.

BACA JUGA: Amien Rais Lengser Gus Dur, Karma Jadikannya Gelandangan Politik

Foto : suasana silaturahmi dan penyambutan baik

Sementara, Drs. Sozifao Hia, M.Si dalam sambutannya turut menjelaskan. Keberadaan masyarakat Nias di wilayah kabupaten Pelalawan mencapai 30 ribu jiwa yang terdata. Jumlah yang tidak sedikit dan mayoritasnya sebagai buruh kasar. Tersebar di seluruh perusahaan industri swasta. Kemudian agar permohonan kemudahan penerbitan SIM secara kolektif kepada masyarakat asal Nias di Pelalawan. Selain permohonan kemudahan kepengurusan SIM, meminta kerendahan hati dari Polres Pelalawan khususnya persoalan - persoalan melawan hukum masyarakat asal Nias. Terlebih yang diluar kasus pemerkosaan, pembunuhan, narkoba dan pelecehan seksual dibawah umur misalnya agar kiranya dikonfirmasikan terlebih dahulu. Utamanya ke tokoh - tokoh masyarakat asal Nias Pelalawan. Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko,S.Ik dalam kunjungannya menyampaikan. Suatu harapan agar kiranya seluruh masyarakat asal Nias pelalawan membantu kamtibmas. Utamanya tentang kondusivitas kamtibmas. Kiranya ada kesalahan dalam menjalankan tugas selaku abdi Polri, dapat diberi arahan dan masukan. Bila ada anggotanya yang kiranya salah dalam menjalankan tugas dilapangan agar dapat disampaikan untuk dapat menegur anggota yang nakal. Mengenai adat istiadat harus tetap dijunjung tinggi. Walaupun ada pribahasa yang sering didengar seperti "dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung", tetap dilakukan sebagai penyesuaian adaptasi. Namun mengenai adat yang tergariskan dari nenek moyang tidak dibenarkan mengubahnya.  Artinya, walaupun hujan emas di daerah lain dan hujan batu di kampung sendiri, tetap memilih kampung sendiri. Begitulah arti dalam hal adat istiadat yang selalu dibumingkan dan banggakan. Semata – mata agar adat istiadat tidak dilupakan sebagai ciri khas masyarakat etnis Nias Pelalawan. (Yulianus Halawa)

BACA JUGA: Diduga Jiwasraya Boroknya Pemerintahan SBY, Jokowi Tak Mau Rakyat Jadi Korban

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini