Surabaya NAWACITAPOST - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 terus bergerak, namun sampai saat ini belum ada kejelasan pencairan unggakan anggaran dari Pemkot untuk KPU Surabaya sebagai penyelenggara. Untuk itu, demi terlaksananya tahapan yang sudah setengah jalan ini, Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono mendesak Pemkot Surabaya segera mencairkannya.
Dalam hal ini, Awi (Panggilan Adi Sutarwijono) tidak ingin pelaksanaan tahapan Pilkada terseok-seok karena anggaran.
Ia mengaku telah memberikan rekomendasi kepada Komisi A agar menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) dengan pihak-pihak untuk membahas persoalan tersebut pada Sabtu 8 Agustus nanti, kata Awi digedung DPRD Kota Surabaya. Kamis (06/08/20)
Melalui pernyataannya di media, Awi minta pemkot Surabaya bisa memperhatikan persoalan tersebut agar pelaksanaan Pilkada Surabaya yang bakal digelar Desember nanti tidak terhambat.
Diwaktu berbeda, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Naafilah Astri mengatakan bahwa anggaran Pilkada Surabaya sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) belum cair seluruhnya. Dari anggaran Rp.101,2 miliar, yang sudah cair baru Rp.41,09 miliar atau sekitar 41 persen. (BNW)