Jumat, 5 Juni 2026

Persiapkan Relaksasi Penempatan PMI, PPSMI Lakukan Silaturahmi Kunjungi UPT BP2MI Lampung

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Kamis, 9 Juli 2020 | 23:05 WIB
Bandar Lampung, NAWACITAPOST - Ketua Umum DPP Perkumpulan Pengusaha Sahabat Migran Indonesia (PPSMI) Provinsi Lampung, Rafaeli Hia, S.H. bersama Sekretaris Jenderal (Sekjend)nya hadir. Tak lain berupa kunjungan undangan silaturahmi. Tepatnya dalam pelaksanaan program kerja UPT BP2MI Provinsi Lampung. Ketua Umum DPP PPSMI diterima langsung oleh Kepala UPT BP2MI Lampung Ahmad Salabi, SH.,MM. Yang mana didampingi stafnya, Lise diruang kerjanya pada Rabu 8 Juli 2020. Kepala UPT BP2MI Lampung Ahmad Salabi dalam pemaparannya. BP2MI bersama Kementerian Tenaga Kerja melalui UPTnya dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, menyiapkan pedoman. Yaitu dalam rangka menuju normal baru relaksasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Penyiapan pedoman normal baru tetap menerapkan protokol kesehatan lintas sektor untuk CPMI. Yang mana membutuhkan perlindungan khusus dalam situasi pandemi Covid 19.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Pedoman protokol kesehatan dalam rangka rencana relaksasi penempatan menjadi kunci penting dalam pelaksanaan dua agenda. Baik rencana penempatan PMI ke negara - negara penempatan maupun pelayanan calon PMI. Selalu dikoordinasikan dengan BP2MI Pusat. Relaksasi penempatan PMI bisa menjadi salah satu solusi mengurangi angka pengangguran dan menaikan potensi angka remitansi. Saat ini jumlah Calon PMI sangat banyak dalam proses pra penempatan. Tak lain untuk negara Korea Selatan (Korsel), Jepang, Hong Kong dan Taiwan. Proses penempatan CPMI masih dalam tahap pembahasan penyusunan Rancangan Perubahan Keputusan Menteri Tenaga Kerja. Yaitu tentang Pedoman Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia dalam Tatanan Normal Baru. Mengajak PPSMI. Berharap untuk dapat bersinergi dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tak lain untuk rencana relaksasi penempatan CPMI. Yang mana PPSMI dapat menjadi fasilitator dalam sosialisasi penerapan protokol kesehatan terhadap jajaran pengurus dan anggotanya. Yang mana terdiri dari Pelaku Usaha P3MI dan mitra - mitra kerja di lapangan yang ada di Provinsi Lampung.

BACA JUGA: Makan Siang dan Arahan Menkumham Yasonna Laoly kepada Manajemen Nawacitapost

PPSMI sebagai Kontrol Publik, dalam visi dan misinya memiliki kepedulian terhadap masalah Pekerja Migran Indonesia. Selama ini juga telah melakukan berbagai kegiatan sosial untuk mendukung dan mendampingi para pekerja migran. Termasuk keluarganya dan mitra kerja di lapangan. Keprihatinan masyarakat terutama para mitra kerja yang tergabung didalamnya menjadi perhatian Asosiasi PPSMI. Sekjend PPSMI Idrus Zaman, SH mengungkapkan. Kini semua harus bisa bertahan dan bersabar. Terutama kepada mitra kerja di lapangan untuk tetap beraktivitas dan berkoordinasi dengan pengurus PPSMI. Agar tercipta suasana dan jalan keluar yang lebih baik dalam mencari solusi. Terlebih dalam menghadapi persiapan situasi pelaksanaan pedoman normal baru. Bentuk dukungan dilakukan PPSMI bagi siapa saja dan bersifat independent. Ketua Umum DPP PPSMI Rafaeli menjelaskan. Dengan adanya pertemuan, diharapkan BP2MI, PPSMI dan pihak terkait dapat berkoordinasi sekaligus bekerjasama dalam hal apapun. Jangka panjangnya dengan harapan dapat memberdayakan. Diantaranya pekerja migran, PMI Purna, keluarganya dan mitra - mitra kerja di lapangan. Kemudian juga baik dengan BP2MI di Pusat maupun dengan UPT BP2MI Provinsi Lampung. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Lobby Tingkat Tinggi Yasonna, Sukses Pemerintah Jokowi

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini