Kamis, 4 Juni 2026

Waspada Pandemi, Gus Hans Minta Pilkada Diundur

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juni 2020 | 23:20 WIB

Surabaya NAWACITAPOST – Mengacu pada kabar bahwa Wakil Walikota Surabaya, Wisnu Sakti Buana harus dikarantina karena mengalami ODP (Orang Dalam Pemantauan),  Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) menyarankan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang rencananya akan digelar pada 9 Desember 2020 bisa ditunda. Alasannya, protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh pemerintah tidak berjalan maksimal.


Lanjutnya, tahapan Pilkada serentak sudah mulai diaktifkan kembali, dan seluruh petugas baik dari KPU dan Bawaslu akan memulai tugasnya. Disitulah kekawatiran lulusan S2 kesehatan UGM ini akan keselamatan mereka.


“ Kalau dipaksakan, nanti bakal ada berapa petugas Pilkada yang akan menjadi ODP,” ujarnya kepada media. Kamis (4/6/20).


Seharusnya, menurut Gus Hans, tahapan Pilkada bisa menunggu situasi pandemi Covid-19 di Surabaya membaik dulu. Sehingga tidak akan ada petugas Pilkada yang menjadi korban keganasan virus tersebut.


“Mau tahun ini atau tahun kapan terserah. Tetapi saya menolak jika proses tahapannya masih dalam situasi pandemi. Kasihan petugasnya,” tegas pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Jatim ini.


Gus Hans menyarankan untuk waktu yang ideal pelaksanaan tahapan Pilkada bisa dilihat dari kurva pasien Covid-19 yang sudah menurun atau ketika Indonesia sudah menerapkan New Normal di seluruh wilayah.


“Bukankah kemanusiaan itu diatas segalanya? Jangan sampai ada pengrobanan 1 nyawa petugaspun dengan atas nama demokrasi. Selain itu, Saya juga khawatir praktik kebijakan dalam penanganan nyawa masyarakat melawan pandemipun, nanti bisa tidak murni lagi. Tapi dikondisikan untuk kepentingan kepentingan tertentu yang arahnya pada Pilkada,” pungkas Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) ini. (BNW)

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini