Foto : Mantan Kepala BIN, Hendropriyono
Menurutnya, para WNI keturunan Arab kerap dihormati dan dimuliakan oleh sebagian warga Indonesia. Dia mengimbau. Mendapatkan kehormatan bukanlah untuk menjadi sebuah permainan. Justru bersama menjaga kondusivitas negara. Bisa membawa bangsa ke arah ketenangan. Kemudian merasakan terayomi. Sehingga enak beribadah, bekerja, menuntut ilmu, mencari makan dan lain sebagainya. Dikatakan di rumah dinas Ketua MPR Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, beberapa waktu lalu.
-
Hendro pun lantas meminta WNI keturunan Arab tidak mempengaruhi masyarakat untuk melakukan revolusi atau membuat onar. Pasalnya dirinya menilai sebagian masyarakat Indonesia cenderung percaya penuh. Terlebih terhadap apapun yang diucapkan WNI keturunan Arab. Kenyataan penilaian tentunya dengan melihat fenomena yang ada. Tidak mungkin juga menggunakan warga etnis Cina. Memang lantaran sedikit masyarakat yang mau menghormati dan mengikuti seruannya. Dirinya hanya meminta pengertiannya. Apabila menilai ucapan termasuk rasis, berarti tidak sungguh dalam memahami. (Ayu Yulia Yang)