Foto : Akmal, Bocah Bertelur
Akmal bertelur dirumahnya. Telur pertama keluar bersamaan dengan tinja. Telur kedua dikabarkan keluar pada hari Minggu, 31 Mei 2015. Tepatnya pada pukul 11 siang waktu setempat. Kecurigaan timbul dari pihak keluarga. Lantas langsung membawa Akmal ke rumah sakit. Yakni Rumah Sakit Syekh Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akmal diminta menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terlebih setelah kembali bertelur dirumah sakit.
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
-
Tampak dari wajah Akmal lelah usai mengeluarkan telur dari tubuhnya. Saat hendak mengeluarkan telur, Akmal masih merasakan sakit perut. Sakitnya sama seperti pertama kali. Yaitu pada Kamis, 28 Mei 2015. Benda mirip telur sudah dikeluarkan sebanyak 9 kali. Pihak rumah sakit masih mencari tahu sebab bertelurnya Akmal. Usai pemeriksaan, Akmal akan diberikan perawatan intensif di rumah sakit. Akmal adalah putra ketiga pasangan Muhammad Ruslim (42) dan Nawasiah (42). Akmal diketahui terlahir kembar bersama seorang bocah perempuan bernama Jusmala (12). Akmal pun memiliki kelainan fisik berupa ukuran kaki yang kecil sebelah.
BACA JUGA: Istri Persit Berceloteh, Suami TNI Ditahan
-
Ruslim, ayah kandung Akmal mengatakan. Sebutir telur keluar lagi saat anaknya sedang buang air besar di toilet Rumah sakit Syech Yusuf. Lantas, langsung dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian hingga 2018. Yang mana Akmal sudah menjadi bocah berusia 15 tahun. Tak berselang lama, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa harus menghentikan penyelidikan. Hasilnya Akmal ditengarai mengalami gangguan jiwa. Penyidikan melakukan pemeriksaan lebih dari tujuh saksi. Termasuk saudara A (Akmal) dan orang tuanya bersama kembarannya,pamannya dan tetangganya. Kemudian juga menyelidiki tim dokter yang memeriksa A (Akmal) pada tahun 2015 dan 2018. Dilanjutkan dengan dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Syech Yusuf.
BACA JUGA: Habib Bahar Dijebloskan ke Lapas Super Maximum Security, Teroris?
-
Dikatakan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Sabtu, 3 Februari 2018, saat ditemui di Posko Resmob. Dari data yang berhasil dihimpun, total telur yang berhasil dikeluarkan oleh Akmal sudah mencapai angka 21 butir. Pada Senin siang, 19 Februari 2018, Akmal mengeluarkan dua butir telur yang mirip telur ayam rasa. Lain halnya menurut Shinto, ada salah satu indikator gangguan emosi dan perilaku. Akmal merasa bahwa dirinya bertelur. Padahal fenomena demikian tidak mungkin bisa dilakukan oleh manusia. Sementara, memang hasil rontgen menggambarkan adanya telur di dalam tubuh Akmal.
BACA JUGA: Keluarga Sederhana, Diusir dan Berjualan, Sungkowo Jadi Pranowo
-
Polisi dan dokter menduga Akmal sengaja memasukkan telur ke dalam tubuhnya. Kemungkinan lain ada orang lain yang memasukkan telur ke dalam tubuh Akmal. Pasalnya, posisi telur yang berada tidak jauh dari lubang dubur. Dugaan muncul dengan adanya penjelasan dr. Ratnah Hafid mengenai kondisi remaja bertelur. Setelah difoto rontgen, posisi telur berada di bagian usus besar. Namun, kebenaran sesungguhnya belum diketahui hingga berita diturunkan. Mengingat kondisi Akmal yang hasilnya tidak dimungkinkan untuk dimintai keterangan. Hingga kini, belum ada jawaban pasti. (Ayu Yulia Yang)