Rabu, 3 Juni 2026

Aksi Kemanusiaan Himni Sumatera Utara

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 2 Mei 2020 | 19:28 WIB
NAWACITAPOST-  Dampak Covid-19 begitu mengerikan.  Banyak warga yang terdampak secara ekonomi dan sosial. Tidak terkecuali warga Nias yg berdiaspora di berbagai kabupaten.

Setelah sekian waktu, kondisi buruk akibat Covid-19 ini semakin menjepit sebagian warga Nias di berbagai tempat, seperti Medan, Deliserdang dan berbagai kabupaten/kota lainnya. Sudah ada tanda-tanda terancam kelaparan.

Hasil penelusuran Tim Himni Sumut, kaum terdampak ini merupakan  warga yg sebenarnya ber-KTP di lokasi tertentu, namun tak juga mendapat bantuan sosial.



"Kemungkinan yang terjadi maladministrasi. Mereka berhak, tapi karena pendataan yang agak  kacau, maka mereka terjungkal dari daftar,"  ujar Ketua DPD Himni Sumut Turunan Gulo.

Yang  terparah lagi, kata Turunan Gulo, adalah orang yg berdomisili di suatu tempat, tapi tdk ber-KTP/KK di mana dia berdomisili.

Baca Juga : Langkah Kecil Himni Sumut, Semoga Berarti

"Mereka ini umumnya para perantau, pekerja tidak tetap, buruh harian, korban PHK, pekerja informal, termasuk di dalamnya para mahasiswa yang 'terkurung' di kos-kosan karena tidak bisa pulang ke kampung," terang Turunan Gulo.

Sejauh ini, menurutnya, belum ada kebijakan yg tandas dan terang-benderang pada level nasional perihal klaster kedua ini.

"Kita menyerukan, para pengambil kebijakan di berbagai level memahami kondisi lapangan ini. Harus ada perhatian serius. Ada solusi yg segera dan nyata.  Bantuan jangan terjebak pada persoalan administrasi belaka," tandasnya.

Sambil menunggu kebijakan yang pro kaum terdampak ini, Himni Sumut mencoba melakukan aksi solidaritas, yang dipimpin oleh Famati Gulo.

Menurut Fama, fokus Himni Sumut adalah merespons warga Ononiha yg dalam kondisi darurat-kritis alias terancam kelaparan.

"Kita ngga mungkin membantu semua yang terdampak. Kita amat-sangat terbatas.  Oleh karena itu, kita perlu bergotong royong untuk merespons kondisi yang paling sulit. Jangan sampai ada warga Ononiha yang mati karena kelaparan," ujar Fama.

Menurut Turunan Gulo,  persoalan yang sedang dihadapi ini demikian masif dan tidak singkat. Oleh karena itu, ia  berpendapat,   solidaritas sosial ini mesti dilipatgandakan, menjadi kepedulian semua pihak.

"Yang kami lakukan tidak ada apa-apanya. Ini sekadar tanda solidaritas. Kita harus bergotong royong untuk merespons  ribuan atau mungkin puluhan ribu saudara kita yang terdampak Covid-19 ini," terang Turunan Gulo.

Tak lupa Ketua Tim  Famati Gulo menyampaikan pesan kepada semua pihak,  kiranya aksi kecil kemanusian ini  bisa menggugah para donatur atau simpatisan.

"Silakan menyalurkan bantuan lewat kami. Dalam bentuk bahan atau dana. Bila dalam bentuk dana, silakan mengirimkannya lewat rekening nomor 101.02.04.012840-7, Bank Sumut, a.n. DPD Himni Sumut. Kontak person: Famati Gulo, 081361049739," jelas Fama.

Dalam kesempatan yang sama,  Otoli zebua selaku Sekjend HIMNI menyambut baik bansos yang dilaksanakan oleh DPD HIMNI SUMUT.

Otoli mengharapkan, agar DPD- DPD HIMNI yang lain terus melakukan hal yang sama sesuai dengan Himbauan yg sudah di berikan oleh DPP HIMNI.

“Semua DPD HIMNI harus melakukan hal yang sama”kata Sekjen HIMNI,Otoli Zebua kepada Nawacitapost, Sabtu, (02/04/20).

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini