TJSL Transparan: Susun program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL/CSR) yang konkret, terukur, dan berkelanjutan—bukan sekadar formalitas.
"Jangan sampai Lampung hanya dijadikan jalur peras keuntungan bisnis, sementara masyarakatnya dibiarkan sekarat menanggung macet dan miskin karena kerugian ekonomi!" tegas Dendi berapi-api.
Langkah Selanjutnya: Menggedor Pintu Kekuasaan
Dendi memastikan gerakan ini tidak akan berhenti di atas kertas. GPB siap bergerak menggedor pintu kekuasaan dengan menggelar audiensi langsung ke Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, DPRD Provinsi Lampung, hingga kepala daerah tingkat kabupaten/kota.
"Kami akan datangi para pemangku kebijakan. Hak masyarakat Lampung harus diperjuangkan. Manfaat pembangunan harus dibagi secara adil, bukan dibawa lari ke pusat," pungkasnya retoris.
Hingga berita ini diturunkan, pimpinan PT KAI Divisi Regional Lampung masih bungkam dan belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuntutan serta data kerugian yang dibeberkan oleh GPB.(AMRULLOH)
Artikel Terkait
Gemilang di Surabaya, MUSDA VI DPD HIMNI Jatim Sukses Cetak Nahkoda Baru Demi Kejayaan Ono Niha
Sandiwara dalam Kebisuan, Ketika Kebenaran Diduga Dikubur Rupiah Korupsi
Misteri Anggaran Miliaran PadangsidimpuanāUang Pusat Cair, Mengapa Siswa Belajar di "Gedung Maut"?
Gurita Bisnis PT ANJ Agri Siais, Hukum Rimba di Atas Tanah Tapanuli Selatan
Mantan Kepsek SMAN 1 Angkola Selatan Diduga Jadi Predator Seksual, Dinas Pendidikan Ikut Disorot!