Petinggi Lampung Bungkam Seribu Bahasa
Sinyal bahaya sudah menyala, namun respons dari para pemangku kebijakan justru sedingin es. Hingga berita ini diturunkan, tembok bungkam masih mengitari pusaran kasus ini:
- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung: Bungkam, tidak merespons telepon dan pesan singkat.
- Gubernur Lampung: Setali tiga uang, belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi korupsi di wilayahnya.
- BGN Perwakilan Lampung: Belum memberikan klarifikasi atas temuan buruknya fasilitas dapur.
Baca Juga: Ironi di Piring Anak Bangsa: Skandal Triliunan Rupiah Makan Bergizi Gratis Runtuhkan Benteng BGN
Masyarakat kini menunggu dengan cemas. Akankah Kejaksaan Agung bergerak cepat menyisir 1.200 dapur di Lampung sebelum uang triliunan rupiah menguap tanpa bekas? Ataukah kasus ini akan mengendap dan mengorbankan gizi jutaan anak di Lampung? Satu yang pasti: GPB berjanji tidak akan mundur selangkah pun hingga kasus ini diusut tuntas sampai ke akarnya.(AMRULLOH)
Artikel Terkait
Siasat Huntap: Sandiwara Kolosal Menutupi Skandal Korupsi Ratusan Miliar Bantuan Presiden dan Gubernur di Padangsidimpuan
Dua Dekade Terpenjara Bau Busuk: Nestapa Warga Robok dan Bayang-Bayang Pidana Penguasa Pesawaran
Rumor Agustus 2026 Runtuh: Pintu Pendaftaran Parpol Tetap Terbuka, Partai PASTI Siap Menggebrak!
Diduga Angkuh! Dituding Pecat Sepihak dan Kerahkan 'Premanisme' Korporasi, PT ANJ Agri Siais Pilih Bungkam Seribu Bahasa
Drama Di Balik Dinding Bank Lampung: Nasib 22 Satpam Digantung, Rekrutmen Vendor Baru Beraroma Kejanggalan!