Kamis, 4 Juni 2026

PBB Surabaya : Himbauan Pemkot Harus Dibarengi Kompensasi

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Minggu, 19 April 2020 | 23:29 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Sebulan lebih Virus Corona atau Covid-19 mewabah di Surabaya. DPC Partai Bulan Bintang Surabaya menganggap upaya Pemerintah kota Surabaya sangat lamban dan tidak mau mengambil resiko sehingga jumlah penderita covid semakin bertambah.


"Sudah berapa kali pemkot dalam hal ini Walikota Surabaya memberikan himbauan dan melakukan upaya preventif tapi semua seakan sia sia, tidak efisien dan membuang banyak anggaran," ujar Irwansyah Ketua PAC Partai Bulan Bintang Kecamatan Gunung Anyar Surabaya ditemui usai mengikuti rapat Pengurus DPC Partai Bulan Bintang Kota Surabaya (18/04/2020)


Beberapa kali ketua DPC PBB kota surabaya bapak Samsurin mengkritisi kebijakan pemkot soal penanggulangan korona yang kami anggap sangat lamban, katanya.


Lanjut irwansyah, PBB sudah membantu masyarakat dengan bagi bagi sembako, bahkan setiap 3 hari sekali melakukan penyemprotan disinfektan.


" Saya rasa bukan hanya PBB saja, partai dan ormas lain juga melakukan aksi yang sama guna menekan penyebaran covid 19 ini, lantas apa yang dilakukan pemkot surabaya saat ini, wong di suruh PSBB aja tidak di jalankan, apa pemkot surabaya tidak punya uang," ujar Irwansyah.


Roy Ketua PBB Kecamatan Rungkut menambahkan, data yang di release oleh pemkot surabaya menyatakan bahwa didaerahnya sangat banyak terdapat kasus covid.


"Harusnya terapkan PSBB agar angka kasus bisa ditekan dan semoga juga bisa selesai, jangan hanya himbauan aja, RT RW dihimbau menutus akses jalan masuk ke kampung kampung ini kan namanya lockdown gratisan, pemkot surabaya gak modal," ujarnya.


Senada dengan itu, Wakil ketua DPC PBB Surabaya Rudik Setiawan saat memimpin rapat koordinasi bersama PAC di markas DPC PBB Surabaya menegaskan pada hari ini, PBB Surabaya sudah mengirim surat kepada Walikota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya. PBB meminta di Surabaya segera diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


" Insya Allah PAD kota surabaya sangat cukup untuk mencover kebutuhan logistik masyarakat surabaya selama 2 minggu," ujarnya dihadapan seluruh pengurus DPC PBB Surabaya. (18/4)


Sarannya untuk pelaksanaan, pembagian sembako yang paling efektif adalah menggunakan peran RT RW atau dirikan semacam TPS ( Tempat Pengambilan Sembako) seperti pemilu.


"Ada TPS agar orang datang ambil sembako secara tertib dan tidak berkumpul, saya yakin satu hari sembako habis terbagi, baru setelah itu suruh semua warga surabaya masuk kedalam rumah, dan warga musiman juga di kasih sembako dan bisa lockdown mandiri di tempat kontrakannya," jelas Rudik.


Selanjutnya, baru dilakukan upaya sterilisasi menyeluruh dengan mengunakan semprotan disinfektan.


Rudik dan pengurus PBB Surabaya meyakini kalau kompensasi sudah di berikan pemkot surabaya, warga pasti manut semua.


" Kalau tidak manut ya diberikan sangsi. Insya Allah pencegahan covid akan nampak hasilnya," ujarnya. (BNW)

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini