Jumat, 5 Juni 2026

Kemenhub: Menghimbau Waspadai Tingkat Kecelakaan Saat Arus Balik Lebaran 2019

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Sabtu, 8 Juni 2019 | 10:55 WIB
Jakarta, NAWACITA – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan terjadi penurunan angka kecelakaan sebesar 88 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, saat masa mudik berlangsung.

Namun ia mewaspadai kecelakaan pada arus balik Lebaran 2019.

Pasalnya, kata Budi Setiyadi, masa arus balik lebih pendek dibandingkan masa arus mudik. Arus balik diprediksi hanya berlangsung tiga hari, yakni mulai 7 hingga 9 Juni. Berbeda dengan masa arus mudik yang berlangsung mulai 29 Mei hingga 2 Juni 2019.

Budi Setiyadi, dalam telekonferensi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada, 3 Juni 2019, menenggarai penumpukan kendaraan bakal berpotensi terjadi di ruas-ruas jalan tol hingga alternatif kala arus balik berlangsung.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada masa arus balik tersebut, Budi Setiyadi mengatakan bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas bersama Jasa Marga dan Korlantas Polri. Di antaranya menerapkan one way atau jalur satu arah dari Gerbang Tol Palimanan hingga KM 29 di Cikampek.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mencatat bahwa puncak arus mudik terjadi selama tiga hari, yakni mulai 30 Mei hingga 1 Juni.

Selama puncak arus mudik berlangsung, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan terjadi penurunan angka kecelakaan sebesar 88 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Selama 2019 ini yang tercatat di posko kami kecelakaan sejumlah 220 kasus dengan korban meninggal dunia 90 orang. Ini terjadi penurunan tajam sampai 88 persen,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, dikutip Tempo Selasa, 4 Juni 2019.

Pada periode yang sama tahun lalu, angka kecelakaan mencapai 1.911 kejadian dengan korban meninggal 691 jiwa. Sedangkan secara kumulatif, mulai H-7 hingga H-3 Lebaran, jumlah kecelakaan menurun sebesar 51 persen.

Informasi dari Korps Lalu-lintas Polri menunjukkan, hingga H-3 Lebaran, institusi mencatat ada 284 kejadian kecelakaan dengan rincian korban meninggal dunia 61 orang, luka berat 42 orang, dan luka ringan 42 orang. Sedangkan secara kumulatif pada tahun sebelumnya, angka kecelakaan hingga H-3 Idul Fitri mencapai 703 kejadian. (ANT/Eyd)

 

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini